Logo Header Antaranews Kepri

DPRD: Masyarakat Kepri Tersinggung Pernyataan Mendagri

Sabtu, 23 April 2011 22:08 WIB
Image Print
Mendagri Gamawan Fauzi. (kepri.antaranews.com/Henky Mohari)

Tanjungpinang (ANTARA News) - DPRD Provinsi Kepulauan Riau mengatakan masyarakat setempat tersinggung terhadap pernyataan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang mewacanakan Kabupaten Natuna bergabung dengan Provinsi Kalimantan Barat.

"Masyarakat Kepulauan Riau sangat tersinggung kalau itu memang benar-benar diwacanakan Mendagri," kata Ketua DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi yang dihubungi dari Tanjungpinang, Sabtu.

Nur mengatakan, akan segera melakukan rapat pimpinan di DPRD membahas pernyataan Mendagri yang dilontarkan saat membuka seminar Diseminasi Desain Besar Penataan Daerah di Jakarta pada Rabu (20/4).

"Kemungkinan besar kami akan lakukan sidang paripurna membahas wacana mendagri yang telah menyinggung masyarakat Kepri itu," ujar Nur yang diusung Partai Golkar.

Namun dia mengatakan, akan mengklarifikasi kebenaran wacana itu kepada Mendagri secepatnya agar masyarakat Kepri tidak resah.

"Jika tidak benar, Mendagri harus segera mengklarifikasi, jika benar kami akan mengambil sikap tegas terhadap pernyataan itu," kata Nur.

Menurut Nur, seharusnya Mendagri tidak berbicara seperti itu, karena masyarakat menjadi terprovokasi dan mencederai masyarakat Kepri.

"Apalagi beliau mantan Bupati, Gubernur yang mengetahui bagaimana kondisi di daerah," ujar Nur.

Dia juga menyayangkan kalau hanya sebatas kedekatan daerah yang menjadi pertimbangan Mendagri untuk penggabungan Natuna ke Kalbar, Berhala ke Jambi atau Pekajang ke Bangka Belitung.

"Kalau hanya kedekatan dan untuk kesejahteraan, bisa jadi masyarakat Belakang Padang, Pulau Sambu, Batam mewacanakan ke Singapura, namun saya berharap tidak seperti itu," ujarnya.

Selain itu, menurut dia Mendagri juga tidak seharusnya memberi sinyal kalau Berhala ke Jambi, karena saat ini sedang dipermasalahkan.

"Sebagai Mendagri seharusnya netral, tidak memberikan amunisi kepada salah satu pihak yang sedang berperang," ujarnya.

Nur mengaku sangat kecewa jika pernyataan Mendagri tersebut benar, karena dia mengaku mengagumi Mendagri Gamawan Fauzi.

(ANT-NP/M019/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026