
Kapal Dibajak di Muara Jungkat Pontianak

Batam (ANTARA News) - "Tugboat" Mitra Jaya V dan kapal tongkang Makmur Abadi V dibajak pada 15-20 mil sebelah barat buoy pengenal Muara Jungkat, Pontianak Kalimantan Barat, antara pukul 22.00-23.00 WIB pada Minggu 29 Mei.
Lima orang langsung masuk ke tugboat, satu orang lain naik ke tongkang, ujar nahkoda Kapal Mitra Jaya V, PS Nainggolan setiba di Pelabuhan Makobar Batam, Kamis malam, setelah di perairan Tanjungberakit, Bintan, Kepulauan Riau dibebaskan dari cengkeraman perompak oleh aparat Ditpolair Mabes Polri, Kamis dini hari.
"Mereka langsung menodong dengan senjata api dan senjata tajam," ucap Nainggolan, mengenang peristiwa pada empat hari silam.
Pada saat kejadian, ada 7 orang anak buah kapal (ABK) di "tugboat" Mitra Jaya V dan tiga orang ABK di tongkang Makmur Abadi V.
Mereka adalah PS Nainggolan (nahkoda), HJ Bilillah, Mulyadi, M David, Riets, Damian, Rizki, Bastian, Yayan, dan Tedi. Semuanya warga negara Indonesia.
Menurut Nainggolan, sempat terjadi perlawanan dari salah satu ABK hingga mengalami luka pada telapak tangan kiri.
"Seorang ABK terkena sabetan pisau belati pada telapak tangan kirinya," tambah dia.
Setelah dilumpuhkan para perompak, ke-10 ABK dikumpulkan pada satu ruangan dengan tangan terikat.
ABK tidak dapat berhubungan dengan dunia luar.
"Semua alat komunikasi disita. Kami tidak bisa menghubungi siapapun," ucap dia.
Akhirnya, ABK dibebaskan petugas Direktorat Polisi Air Mabes Polri pada posisi 14 mil sebelah timur pulau Berakit, Bintan, Kepri, Kamis pukul 04.00 WIB setelah disandera selama empat hari.
"Sempat terdengar letusan senjata api sampai berkali-kali sebelum perompak ditangkap," kata salah seorang ABK, Bilallahi.
Sekitar pukul 19.00 WIB, kapal tugboat Mitra Jaya V dan kapal tongkang Makmur Abadi V tiba di pelabuhan Makobar, Batam.
Sebagian dari mereka langsung dibawa ke markas Ditpolair Polda Kepri di Sekupang, Batam untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, sekitar pukul 13.00 WIB, perompak tiba di Pelabuhan Makobar Batu Ampar Batam dengan pengawalan ketat dan langsung dibawa ke Markas Ditpolair Polda Kepri di Sekupang Batam untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.
(ANT-L/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
