
Polisi Kantongi Identitas Perampok di Batam

Batam (ANTARA News) - Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Barelang, Kompol Aries Andhi mengatakan, telah mengantongi nama dan jatidiri tujuh orang tersangka perampok toko Sumber Kita Batam.
"Identitas mereka telah kami kantongi. Kami terus mengejar," kata dia di Barelang, Senin.
Tujuh perampok yang kabur ini, kata Aries, kini tersebar di wilayah Batam seperti Bengkong, Batuaji, Batu Ampar, dan Sekupang.
"Beberapa anggota keluarga tersangka perampok sudah kami hubungi untuk membantu pengungkapan kasus ini," kata dia mengenai perkembangan pengusutan perampokan bersenjata api yang terjadi pada Minggu (12/6).
Seluruh pintu akses ke luar seperti pelabuhan maupun bandara pun sudah ditutup.
"Kami tempatkan petugas di semua pintu keluar untuk mempersempit dan meminimalkan pelaku kabur ke luar Batam," tambah dia.
Sementara untuk tersangka perampok yang meninggal diketahui bernama Ferraina alias Fran bin Tohir 25, yang masuk daftar pencarian orang Polres Bintan dalam kasus pencurian 'speed boat'.
"Dia (Ferraina) pemain lama. Sudah tak terhitung lagi tindak kejahatan yang dilakukan sewaktu tinggal di Bintan," ujar Kasat Reskrim.
Ferraina tewas tertembak anggota Resmob karena melawan dengan revolver.
Aries mengatakan, Ferraina saat akan kabur membawa laptop hasil jarahan paling frontal melawan tim Buru Sergap Polres Barelang.
"Saat itu, dengan beringas dan membabi buta, Ferraina melepaskan tembakan ke anggota kami sambil berlari," kata dia.
"Dia terkapar setelah sembilan peluru bersarang di tubuh," ucap Aries.
(ANT-L/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
