Logo Header Antaranews Kepri

Pengembangan Industri Karimun Terkendala Pelabuhan Kontainer

Senin, 20 Juni 2011 21:22 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Pengembangan pusat industri dan perdagangan di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, terkendala belum selesainya pelabuhan kontainer Malarko di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

"Investor sebenarnya sudah banyak datang ingin membangun kawasan industri dan perdagangan, namun tertunda karena sarana pelabuhan kontainer belum selesai," kata Wakil Ketua BP FTZ Karimun, Muhammad Tahar di Tanjung Balai Karimun, Senin.

Muhammad Tahar mengatakan keberadaan pelabuhan kontainer sangat vital untuk keperluan pengangkutan dan bongkar muat barang-barang industri.

"Selain pelabuhan kontainer, lanjut dia, sarana jalan juga belum memadai. Ini menjadi penghambat mengapa industri dan perdagangan belum tumbuh di FTZ," tuturnya.

Dia mengaku tidak mengetahui kapan Pelabuhan Malarko selesai dibangun karena proyek Dinas Perhubungan.

"Pengamatan kami, pondasi pelabuhan itu sudah selesai, tapi tidak tahu kapan selesainya, harapan kami bisa selesai secepatnya sehingga lahan investasi di daratan mulai berdiri pusat-pusat industri dan perdagangan," ujarnya.

Sementara, untuk industri perkapalan atau 'shipyard' yang lahannya dialokasikan di sepanjang pantai utara Pulau Karimun Besar, menurut Kepala Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu Karimun itu, berkembang sangat pesat bahkan lahan tersedia sudah penuh.

Kalau pun ada, investor yang tertarik mendirikan perusahaan shipyard harus mereklamasi dan perdalam alur pantai sehingga dapat diperuntukkan bagi industri galangan kapal.

Selain itu, mereka juga harus mau berdampingan dengan perusahaan shipyard yang sudah lebih dulu berdiri,'' ujarnya.

Di pesisir pantai yang termasuk kawasan bebas, sudah berdiri beberapa perusahaan shipyard dan jasa konstruksi dalam maupun luar negeri, di antaranya PT Saipem Karimun Yard, PT Multi Ocean Shipyard, Karimun Marine Shipyard, Tri Karya Alam, Kinaka Shipyard dan PT Karimun Sembawang Shipyard.

Seluruh perusahaan itu berdiri di pantai Desa Pangke dan Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral.

(ANT-RD/K005/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026