
Pasokan Berkurang Sebabkan Solar Langka

Batam (ANTARA News) - Pasokan solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum berkurang sebabkan solar di Batam langka.
"Distribusi solar pekan lalu tidak sebesar dari biasa, itu yang menyebabkan solar sulit," kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi di Batam, Senin.
Ia mengatakan dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pekan lalu, disebutkan pasokan kecil, meski kuota solar untuk Batam tetap. Namun, Hijazi enggan menerangkan jumlah pengurangan distribusi solar.
Pasokan solar di SPBU berkurang karena perencanaan distribusi yang kurang baik, kata Hijazi.
"Ada masalah di distribusi," kata Hijazi menegaskan.
Seharusnya, kata Hijazi, Pertamina menambah distribusi menjelang Ramadan, agar pasokan di lapangan cukup.
"Distribusi jangan ngepas," kata dia.
Disperindag meminta Pertamina memberlakukan kitir dan memastikan pasokan solar di setiap SPBU normal, agar tidak ada kelangkaan di saat-saat tertentu.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang SPBU Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas Batam, Asep Maulana membenarkan ada kendala di distribusi dari depot di Kabil yang menyebabkan solar langka.
"Ini masalah keterlambatan distribusi. Kuota tidak berkurang," kata Asep.
Kuota solar untuk 30 SPBU yang tersebar di penjuru kota Batam 6.272 kilo liter per bulan.
Ia mengatakan kemungkinan solar langka karena menyangkut distribusi di awal pekan dan awal Ramadan.
"Ini karena hari Senin dan hari pertama puasa," kata dia.
Selain itu, ia memperkirakan distribusi terganggu karena keterbatasan armada yang dimiliki Pertamina.
"Kami sudah bilang ke Pertamina armada perlu ditambah," kata dia.
(ANT-YJN/H-KWR/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
