Logo Header Antaranews Kepri

Penggantian Ponton Pelabuhan Sekupang Dianggarkan Rp3 Miliar

Selasa, 16 Agustus 2011 16:49 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Badan Pengusahaan Batam menganggarkan dana Rp3 miliar untuk mengganti dua ponton di Pelabuhan Domestik Sekupang yang telah habis umur ekonomisnya.

"Tahun ini kami telah mengalokasikan dana penggantian. Kami berharap akhir tahun nanti sudah bisa dipasang," kata Kasi Humas BP Batam, Dendi Gustinandar di Batam, Selasa.

Menurut Dendi, PT Pagar Alam selaku pemenang tender pada Juli lalu saat ini sudah memulai proses pengerjaan ponton tersebut.

Keadaan ponton yang sudah tua membuat operator kapal operator kapal khawatir karena sempat miring dan bocor pada beberapa waktu lalu.

"Kondisi ponton tersebut sudah mengkhawatirkan. Apalagi arus mudik yang di pelabuhan tersebut segera tiba," kata Sekretaris Asosiasi Perusahaan Pelayaran Indonesia (Indonesian National Shipowners Association/INSA) Kota Batam, Azhar.

Azhar berharap dalam beberapa hari ini pihak pengelola pelabuhan mememeriksa untuk mengetahui kapasitas beban yang bisa ditanggung ponton tersebut sehingga dapat meminimalkan kemungkinan kecelakaan.

"Tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan pelabuhan tersebut diperkirakan akan meningkat sekitar 10 persen dari tahun lalu," kata Azhar.

Syahbandar Pelabuhan Sekupang Erwin Syahrial mengatakan Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pemilik pelabuhan akan mengganti ponton pada pelabuhan domestik setelah Lebaran tahun ini.

"Memang ada rencana penggantian, tetapi masih menunggu Lebaran usai," kata dia.

Erwin juga berharap ponton tersebut segera diganti agar kejadian ambruknya ponton di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang tidak terjadi di Pelabuhan Domestik Sekupang.

"Kondisinya memang sudah tua. Kalau tidak segera diganti, kami khawatir terjadi seperti di pelabuhan Tanjungpinang," kata Erwin.

Sebagai bentuk antisipasi kecelakaan di atas ponton, Erwin mengatakan akan membatasi jumlah orang yang boleh berada di atas ponton maksimal 50 orang.

"Kami akan melarang penumpang tinggal berlama-lama di ponton, karena akan sangat membahayakan," kata dia.

Beberapa waktu lalu, Direktur Perencanaan Teknik BP Batam Istono mengatakan telah menganggarkan dana untuk mengganti ponton tersebut.

"Kami telah menganggarkan dana. Rencananya, memang tahun ini akan dilakukan penggantian," kata Istono.

(ANT-L/B012/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026