
Polisi Lacak Pemilik Tas Misterius Melalui CCTV

Batam (ANTARA News) - Polresta Batam Rempang Galang akan melacak pemilik tas misterius yang diduga berisi barang berbahaya di tempat pemberhentian bus Simpang Kabil Batam, Senin sore.
"Pada persimpangan sekitar 20 meter dari pemberhentian bus ada kamera pengawas (CCTV) kami akan mencari orang yang meletakkan tas tersebut melalui rekamannya," kata Kapolresta Batam Rempang Galang (Barelang), Kombes Eka Yudha Satriawan di Batam, Senin.
Hingga Senin malam, polisi mengaku belum dapat mengetahui jam berapa dan siapa yang meletakkan tas tersebut dan apa motifnya karena baru memeriksa dua wanita yang pertama kali melaporkan keberadaan tas tersebut.
"Besok kami akan periksa rekaman CCTV-nya. Dari rekaman CCTV kami berharap bisa segera tahu motif orang yang meletakkan tas tersebut. Selain itu kami juga akan memintai keterangan warga sekitar," lanjut dia.
Untuk sementara, kata Kapolresta, barang bukti tas yang telah diledakkan dibawa ke Markas Brimob Polda Kepulauan Riau untuk diteliti lebih lanjut.
"Kita tunggu saja hasil dari brimob, mudah-mudahan tidak membutuhkan waktu lama," ucap Eka.
Senin petang, Tim Gegana Brimob Polda Kepulauan Riau meledakkan tas perjalanan misterius yang diamankan dari tempat pemberhentian bus Simpang Kara Kota Batam
Tas cokelat tersebut mencurigakan dua orang perempuan yang mengaku sudah melihat selama sekitar setengah jam tanpa pemilik sehingga melapor ke kepolisian, kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Heryana, Senin malam.
Tim Gegana yang datang sekitar pukul 17.30 WIB membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk meneliti tas sebelum meledakan karen ratusan warga sejak sekitar pukul 17.00 WIB berdatangan dan ingin melihat dari dekat apa isi tas tersebut.
Masyarakat yang penasaran terus merangsek masuk walaupun polisi telah memasang garis dengan radius sekitar 30 meter dari tas yang diantisipasi sebagai bom.
"Kehati-hatian tim gegana juga dikarenakan pada seberang halte tersebut merupakan Kawasan Industri Cammo. Di dalam kawasan industri tersebut banyak terdapat barang-barang berbahaya dan mudah meledak," kata Kapolsek.
(PSO-292/Z003)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
