Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Kepri Serap Aspirasi Warga Pesisir

Rabu, 2 November 2011 19:07 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Sani mengunjungi sejumlah daerah di pesisir timur Kabupaten Bintan untuk menyerap dan menampung aspirasi serta mengecek secara langsung program pengentasan dari kemiskinan.

"Kalau saya tidak turun langsung ke sejumlah daerah atau wilayah pesisir tentu tidak tahu aspirasi masyarakat serta pemerintah kabupaten/kota dalam upaya pengentasan kemiskinan," kata Sani usai berdiskusi dengan warga dan meninjau pembangunan rumah untuk warga miskin di Desa Berakit, Kabupaten Bintan, Rabu.

Sani mengatakan, pantauan langsung ke lapangan juga dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana program pemerintah bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat terutama warga miskin yang rumahnya direhabilitasi.

"Saya harus tahu sejauh mana program pengentasan kemiskinan itu berjalan," ujarnya.

Gubernur juga mengatakan bisa mengetahui kendala apa yang ditemui di lapangan serta menjadi bahan untuk evaluasi pada tahun anggaran berikutnya.

"Untuk tahun 2012 harus lebih baik dari 2011," katanya.

Sani belum bisa memaparkan progres kegiatan pengentasan dari kemiskinan yang saat ini gencar dilakukan di tujuh kabupaten kota terutama rehabilitasi rumah warga miskin yang tidak layak huni.

"Sekarang sedang berjalan dan ini adalah evaluasi awal, Januari 2012 baru akan saya paparkan sejauh mana keberhasilannya," ujar Sani.

Menurut dia, Pemprov Kepri telah mengucurkan anggaran sekitar Rp231 miliar untuk program itu terutama untuk merehabilitasi rumah warga miskin yang tidak layak huni, revitalisasi di bidang kesehatan, pendidikan dan sejumlah program lain.

Gubernur mengakui terdapat sejumlah kendala transportasi terutama untuk mobilisasi ke daerah pesisir di sejumlah pulau.

"Kebiasaan warga dengan rumah panggung dari papan juga menjadi kendala ketika diubah menjadi rumah beton," katanya.

Pada 2011, menurut Sani, terdapat sebanyak 3.500 rumah warga miskin tidak layak huni yang sedang direhabilitasi terutama di daerah pesisir.

Untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni itu, Pemprov Kepri juga berbagi anggaran dengan pemerintah kabupaten/kota dengan perbandingan 2:1.

"Kami berharap masyarakat bisa terbantu dan lebih meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Selain ke daerah pesisir di Pulau Bintan, Sani juga akan melanjutkan pantauannya ke Kabupaten Karimun dan sejumlah kabupaten yang sedang melakukan rehabilitasi rumah warga miskin.
(pso-029/A013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026