Logo Header Antaranews Kepri

Kunjungan Wisatawan ke Batam Naik 14 Persen

Jumat, 30 Desember 2011 14:48 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Jumlah kunjungan wisatawan asing ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Januari-November 2011 naik sekitar 14 persen ketimbang periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Januari hingga November jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam mencapai 1,031 juta orang sementara periode 2010 hanya 897.298 orang," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Yusfa Hendri di Batam, Jumat.

Walaupun jumlah tersebut belum memenuhi target kunjungan wisatawan asing 2011 sebanyak 1,15 juta, Yusfa optimistis tercapai pada akhir Desember ini.

"Laporan Desember belum masuk, namun berdasarkan informasi dari asosiasi agen perjalanan dan hotel di Batam tingkat hunian hotel rata-rata mencapai 80 persen," kata dia.

Menurut Yusfa, wisatawan asing yang banyak berkunjung ke Batam sebagian besar berasal dari Singapura, Malaysia, Korea Selatan, India, Filipina, China, Australia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat.

"Dari total kunjungan wisman sampai November 2011, Singapura adalah penyumbang terbesar hingga 60 persen kemudian diikuti Malaysia sebesar 13 persen," kata Yusfa.

Ia menjelaskan warga Singapura berkunjung ke Batam banyak untuk mengisi liburan dengan bermain golf, menikmati spa, dan berburu kuliner.

Sementara itu, kata Yusfa, kegiatan pada 2011 yang banyak menyedot perhatian wisatawan asing adalah Batam Great Sale, ASEAN Jazz Festival, Tabligh Akbar, Festival Vegetarian, Dipavali, Holiday Night in Batam, Batam Seafood Festival, Sea Eagle Boat Race, dan acara budaya lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti sebelumnya mengatakan Batam menjadi pintu utama kedatangan turis asing ke Kepri karena infrastruktur pelabuhannya jauh lebih baik dibanding kota/kabupaten lain.

"Bila dibanding dengan Kabupaten Bintan, Karimun, dan Kota Tanjungpinang, pelabuhan internasional di Batam jauh lebih banyak dan lebih baik. Sehingga sebagian turis memilih datang ke Batam," kata dia.

Guntur mengatakan, wisatawan yang datang dari Batam sedikit yang juga mengunjungi kota/kabupaten lain karena pelabuhan domestik yang menjadi pintu masuk antarpulau kualitasnya jauh dibanding pelabuhan internasional yang dimiliki.

"Bila pelabuhan domestik pada setiap kota/kabupaten sebaik pelabuhan internasional, maka akan banyak wisatawan dari Batam yang juga mengunjungi daerah lain," kata Guntur.

(pso-292/A013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026