
Kepri Rehab 5.695 Rumah Warga Miskin

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama tujuh pemerintah kabupaten/kota telah merehab sebanyak 5.695 rumah tidak layak huni warga miskin sepanjang tahun 2011.
"Sebanyak 97 persen sudah selesai dan sisanya dalam pengerjaan karena terkendala pasokan bahan bangunan akibat cuaca buruk di sejumlah daerah," kata Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani saat memaparkan program pembangunan yang telah berjalan selama 2011 di Tanjungpinang.
Gubernur Sani mengatakan, untuk rehabilitasi 5.695 rumah warga miskin tidak layak huni dan sejumlah program pengentasan kemiskinan, telah dikucurkan anggaran sebesar Rp154 miliar lebih dari APBD provinsi dan ditambah anggaran dari APBD masing-masing kabupaten/kota.
"Untuk tahun anggaran 2012 akan ada penambahan hingga Rp165 miliar dari Pemprov Kepri yang diperuntukkan untuk lanjutan rehab rumah tidak layak huni dan program percepatan pengentasan kemiskinan," ujarnya.
Sani mengatakan, selama kepemimpinannya ditargetkan rumah warga miskin tidak layak huni yang direhab sebanyak 30.000 unit rumah yang diharapkan menjadi salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan.
"Walau pun belum bisa menjamin pengentasan kemiskinan, setidaknya merupakan bentuk pengabdian yang bisa dinikmati langsung manfaatnya oleh masyarakat miskin," ujar Sani.
Selama kepemimpinannya, Sani juga menargetkan angka kemiskinan di Kepri yang dilaporkan Badan Pusat Statistik sebesar 18,5 persen bisa berkurang hingga 10 persen.
Selain rehab rumah tidak layak huni bagi warga miskin, menurut Sani, selama 2011 juga telah diberikan beasiswa kepada anak keluarga miskin untuk mengikuti pendidikan dasar hingga jenjang sarjana.
"Untuk masalah jamban juga kami perhatikan selain ketersediaan listrik bagi warga miskin," katanya.
Dia berharap, apa yang dilakukan pemerintah daerah pada 2011 bisa ditingkatkan pada 2012 bahkan hingga berakhir masa jabatannya pada 2014.
(pso-029/R010)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
