
Kantor DPRD Batam Kosong

Batam (ANTARA Kepri) - Kantor DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau sepi walau berdasarkan jadwal hanya komisi II dan IV yang melaksanakan kunjungan kerja ke daerah lain, sementara komisi I dan III tidak ada jadwal kunjungan keluar daerah.
"Berdasarkan jadwal hanya komisi II dan IV saja yang kosong karena mereka tengah melakukan kunjungan ke Palu dan Jakarta. Kalau komisi I dan III tidak ada jadwal kunjungan kerja, karena baru pekan lalu mereka ada agenda keluar" kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretaris DPRD Kota Batam, Tajudin di Batam, Jumat.
Ia mengatakan, minggu lalu komisi I DPRD Kota Batam melakukan kunjungan ke Bali, sementara komisi III ke Surabaya, Jawa Timur. Beredar kabar kalau Komisi III tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Bali terkait koneksi listrik.
"Hanya beberapa anggota komisi III saja yang memberitahukan ke humas kalau mau sidak pagi tadi. Tapi kami tidak tahu sidak ke mana," kata dia.
Tajudin mengatakan, selama satu tahun setiap komisi di DPRD Kota Batam mendapatkan jatah kunjungan kerja sebanyak enam kali dengan perincian setiap masa sidang dua kali.
"Jadwalnya sudah ada, walaupun beberapa masih tentatif. Namun komisi I dan III telah mengambil jatah kunjungan kerja pada awal tahun ini," kata dia.
Berdasarkan pantauan, sejak Jumat pagi hingga sekitar pukul 16.30 WIB, anggota dewan yang tampak hanya anggota Komisi III, Jeffry Simanjuntak, serta Ketua Komisi I, Basri Harun.
Kertas absensi yang berada di komisi III juga kosong. Tidak ada satupun anggota dewan yang membubuhkan tandatangan termasuk Jeffry Simanjuntak.
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Irwansyah saat dihubungi mengatakan tengah berada di Sekupang Batam dan tidak ada jadwal kunjungan kerja ke manapun.
"Kalau ke Bali mungkin urusan masing-masing, karena tidak ada agenda kunjungan kerja komisi III ke Bali," kata dia.
Irwansyah yang sempat mengatakan akan hadir ke kantor DPRD setelah salat Jumat, hingga sore juga tidak tampak.
(KR-LNO/E010)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
