Logo Header Antaranews Kepri

KPDT Lebih Utamakan Aspirasi Daerah

Kamis, 22 Maret 2012 23:13 WIB
Image Print
Bupati Natuna Ilyas Sabli, Ketua DPRD Natuna, Hadi Chandra dan Deputi KPDT, Suprayoga Hadi, saat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Ranai, Natuna, Kamis (22/3). KPDT menyatakan Natuna sebagai daerah prioritas p

Natuna (ANTARA Kepri) - Rapat koordinasi Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) bersama 34 kementerian lembaga menghasilkan program prioritas sebagai aspirasi daerah yang akan diperjuang KPDT hingga ke tingkat pusat.

"Kami lebih memfokuskan kepada beberapa skala prioritas yang diaspirasikan oleh daerah dan KPDT akan memperjuangkan ke tingkat pusat," ujar Deputi KPDT Suprayoga Hadi, di Ranai, Natuna, Kamis.

Rakor KPDT tersebut telah dilaksanakan di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau selama dua hari yakni 21-22 Maret 2012.

Menurut Suprayogi, aspirasi daerah akan menjadi prioritas bagi perjuangan KPDT untuk menggolkannya ditingkat pusat.

"Contoh saja, keinginan daerah untuk membangun dermaga di Kecamatan Pulau Laut dan Subi. Sementara kementerian lembaga dari perhubungan inginnya di Pulau Sekatung, tentunya kami akan mengutamakan apa yang menjadi aspirasi daerah," jelasnya usai MoU antara KPDT dan Pemkab Natuna.

Kemudian, lanjut dia, untuk keseluruhan program yang diusulkan dalam rakor tersebut, pihaknya lebih mengutamakan skala program prioritas dan fokus kegiatan belum pada patokan anggaran.

Sementara itu, Bupati Natuna, Ilyas Sabli sangat berharap rakor yang sudah dilaksanakan itu hasilnya segera dapat diperjuangkan.

"Kami menaruh harapan yang besar kepada KPDT terhadap hasil rakor yang sudah dilaksanakan sebagai pedoman untuk dapat terealisasikan di tahun 2013," ujarnya.

Pernyataan Bupati Natuna, Ilyas Sabli tersebut langsung ditanggapi Deputi KPDT, Suprayoga Hadi yang menyatakan akan memberikan dukungan penuh terhadap usulan prioritas.

"Pihak KPDT masih ada satu hari di sini, tolong kepada SKPD jika masih ada yang perlu dilengkapi masih bisa dilakukan," ujarnya.

Hasil rakor tersebut, nantinya akan digodok lagi di Bappeda untuk seterusnya dibawa ke musrembang provinsi. Selanjutnya KPDT sendiri akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan untuk menyusun Rencana Kerja dan bakal dibahas di Bappenas untuk dituangkan dalam RAPBN 2013.

"Insya Allah dengan keseriusan semua pihak, Natuna akan dapat dientaskan dari daerah tertinggal di tahun 2014 yang menjadi target KPDT," tandasnya.

(KR-RST/E010)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026