Logo Header Antaranews Kepri

Penjualan Pertamax di Batam Turun Drastis

Jumat, 6 April 2012 21:55 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Penjualan bahan bakar minyak jenis Pertamax plus di Kota Batam turun drastis sejak kenaikan harga mulai 1 April 2012.

"Biasanya masing-masing stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mampu menjual pertamax plus rata-rata 2.000 liter per hari namun sejak harganya naik mencapai Rp10.250,00, penjualannya rata-rata hanya 700 liter saja," kata Ketua Bidang SPBU Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kepulauan Riau Asep Maulana di Batam, Jumat.

Ia mengatakan, selisih harga terlalu tinggi antara Pertamax plus dengan premium di Batam berakibat banyaknya masyarakat beralih ke premium dengan harga Rp4.500 per liter.

"Itu yang terjadi di lapangan. Dampaknya memang membuat penjualan pertamax plus menurun drastis," kata dia.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan berapapun kuota bahan bakar minyak bersubsidi untuk Batam tidak akan mencukupi jika selisih dengan BBM nonsubsidi masih tinggi.

"Penyimpangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Batam akan semakin tinggi akibat selisih tersebut. Maka berapa banyakpun kuota subsidi yang diberikan untuk Batam tidak akan cukup, karena akan semakin banyak masyarakat mampu menikmatinya," kata dia.

Ia mengatakan, semakin tinggi selisih harga BBM subsidi dan nonsubsidi akan memicu kelangkaan yang diakibatkan banyaknya BBM bersubsidi yang dinikmati oleh kalangan mampu.

"Bila pemerintah menaikkan harga yang menjadikan selisih subsidi dan nonsubsidi tidak besar, maka kelangkaan akan berkurang," kata dia.

Hijazi menilai, subsidi BBM untuk Kota Batam sekitar 60-70 persen dinikmati oleh kalangan mampu termasuk diselewengkan ke industri.

"Saya pernah melakukan observasi ke SPBU selama sekitar 30 menit. Hasilnya, hampir semua mobil mewah keluaran terbaru dengan kapasitas mesin di atas 2.000 cc menggunakan premium. Alasannya mereka tidak mampu memberi pertamax dengan harga di atas Rp9 ribu per liter," kata dia.

Sementara, kata dia, kapasitas tangki satu mobil tersebut lebih besar dibanding belasan motor yang hanya mengisi sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu.

(KR-LNO/R007)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026