
Sejumlah SPBU di Batam Kehabisan BBM

Batam (ANTARA Kepri) - Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Batam, Kepulauan Riau, kehabisan persediaan bahan bakar minyak (BBM) sejak hampir sepekan terakhir, terutama solar dan premium.
"Pasokan BBM, terutama solar dan premium, sering terlambat dalam lebih sepekan terakhir. Jadi, sering kosong, walaupun tidak setiap hari," kata petugas SPBU Kapital Raya, Suryo, di Batam, Senin.
Selain pasokan sering terlambat, kata dia, konsumsi solar dan premium juga mengalami kenaikan, sehingga persediaan yang ada pun cepat habis.
Hal serupa juga tampak di SPBU arah Bandara Hang Nadim Batam yang sejak Minggu (13/5) siang telah kehabisan persediaan solar dan premium. Di depan SPBU tersebut terpampang tulisan "Maaf Premium dan Solar Habis".
Wartawan ANTARA di Batam melaporkan pada sejumlah SPBU kawasan Kecamatan Batuaji dan Sagulung juga terjadi hal yang sama dalam kurun hampir setiap hari.
Sebelumnya, Sales Area Manager Retail PT Pertamina Kepri I Ketut Permadi, I Ketut Permadi, mengatakan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH-Migas) telah menetapkan kuota subsidi Kota Batam untuk premium 135.352 kilo liter dan solar 74.843 kiloliter.
Kuota tersebut, kata dia, berkurang sekitar 30 persen dibandingkan dengan kuota pada 2011 yang premium saja mencapai 186.571 kiloliter, sedangkan kuota solar pada saat itu 70.914 kiloliter.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan kuota tersebut tidak akan mencukupi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah saat ini.
"Tahun lalu saja tidak cukup, apalagi tahun ini yang kuotanya dikurangi 30 persen, sementara jumlah kendaraan terus bertambah," kata dia.
Ia mengatakan bila mengacu pada pertumbuhan penduduk 8,1 persen, pertumbuhan ekonomi 7,1 persen dan inflasi 4,2 persen seharusnya kuota tahun ini bertambah.
"Seharusnya kuota premium naik menjadi 207.094 kiloliter dan solar 78.719 kiloliter untuk tahun ini," kata Hijazi.
Sebelumnya, Disperindag memperkirakan kuota yang ada cukup sampai Agustus. (KR-LNO/E011)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
