Logo Header Antaranews Kepri

Batam Segera Miliki SLBN dan Autis Centre

Selasa, 3 Juli 2012 19:11 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan segera membangun Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) dan Autis Centre di Kota Batam, kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin.

"Kami telah melakukan pembicaraan, rencananya SLBN akan dibangun di Legenda Malaka Batam Centre. Sementara untuk Autis Centre belum ditentukan lokasinya," kata Muslim di Batam, Selasa.

Ia mengatakan, pembangunan SLBN dan Autis Centre di Batam penting mengingat banyak masyarakat kurang mampu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

"Selama ini banyak masyarakat tidak dapat menyekolahkan anaknya karena terkendala biaya, maka perlu dibangun SLBN dengan biaya terjangkau. Apalagi tahun ini pemerintah memang akan membangun lima beberapa SLB di daerah," kata dia.

Ia mengatakan saat ini di Batam hanya ada satu SLB yang dikelola oleh lembaga pendidikan swasta. Jadi perlu dibangun SLB yang dikelola pemerintah.

"Kami masih menunggu arahan dari provinsi untuk mewujudkan hal itu," kata dia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto, di Batam sebelumnya mengatakan, pemerintah akan membangun pusat pendidikan autis pada beberapa wilayah.

"Masing-masing dibangun dengan anggaran Rp4 miliar hingga Rp5 miliar," katanya.

Menurut dia, pembangunan pusat pendidikan autis itu, diharapkan selesai pada akhir tahun ini.

"Tujuannya untuk memberikan penanganan lebih baik bagi penderita terutama dari keluarga kurang mampu ekonominya, yang selama ini kesulitan menangani anak mereka," katanya.

Ia mengatakan selama ini pusat pendidikan autis yang ada di Indonesia semua dikelola swasta, sehingga bagi sebagian masyarakat kesulitan menjangkau biayanya, apabila ingin menyekolahkan anak mereka.

"Selama ini hanya pihak swasta yang mendirikan pusat pendidikan autis. Oleh karena itu, pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah provinsi komitmen membangun pusat pendidikan autis. Untuk tahap awal, di lima provinsi sedang dibangun, dan akan segera bisa dimanfaatkan," kata dia. (KR-LNO/N005)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026