Logo Header Antaranews Kepri

Bulog catat permintaan beras di Karimun Kepri meningkat jadi 2 kali lipat

Rabu, 28 Januari 2026 15:33 WIB
Image Print
Beras SPHP yang sedang dipindahkan dari kapal ke mobil bak di Karimun, Kepri. (ANTARA/HO-Bulog Batam)

Batam (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat permintaan beras di Kabupaten Karimun pada triwulan IV 2025 meningkat dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira mengatakan peningkatan mulai terlihat sejak Oktober 2025, seiring meluasnya penjualan beras Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Karimun pada bulan Juli.

“Mulai Oktober 2025 sampai sekarang permintaan meningkat. Rata-rata per hari sekitar 10-12 ton, atau per bulan berkisar 300 sampai 350 ton,” ujar Guido dihubungi di Batam, Rabu.

Sebelum Oktober 2025, permintaan beras di Karimun tercatat lebih rendah. Cabang Bulog yang sekaligus melayani wilayah Batam dan Karimun itu mencatat penyaluran hanya sekitar 5 ton per hari atau sekitar 150 ton per bulan.

Guido menjelaskan peningkatan permintaan tersebut diikuti dengan penguatan distribusi hingga ke pulau-pulau di wilayah Kabupaten Karimun.

“Sekarang beras SPHP sudah sampai ke pulau-pulau. Tidak hanya di Tanjung Balai, namun juga ke Pulau Moro, Pulau Kundur dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan beras,” katanya.

Baca juga: Gubernur Kepri upayakan maskapai Garuda tetap beroperasi di Tanjungpinang

Pada Januari 2026, penjualan beras SPHP di wilayah Batam dan Karimun secara total telah mencapai 157 ton.

Untuk mendukung kelancaran distribusi ke depan, Bulog Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan gudang baru di Karimun.

“Pemerintah Kabupaten Karimun telah menghibahkan lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare untuk pembangunan gudang modern. Rencananya pembangunan dimulai Maret ini. Saat ini kami masih menyewa gudang dengan kapasitas terbatas, hanya sekitar 800 ton,” katanya menjelaskan.

Dengan adanya gudang tersebut, Bulog akan dapat menyediakan stok pangan dalam jumlah lebih besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Karimun.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya didukung mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang saat ini terdapat lima di wilayah Sungai Raya Karimun, sebagai penyalur beras dan bahan pangan pokok lainnya kepada masyarakat.

“Ada beberapa, misal Toko Salam Jaya, Asfar Helm, K2 Mart, Toko Maya dan Koperasi Toko Laksana Mart,” kata dia.


Baca juga: Dinkes Batam perkuat kesiapsiagaan antisipasi masuknya virus Nipah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026