Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Minta PLN Batam Jelaskan Rencana IPO

Rabu, 11 Juli 2012 19:40 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Wali Kota Batam Ahmad Dahlan meminta PT Pelayanan Listrik Nasional Batam menjelaskan rencana anak perusahaan PT PLN (Persero) untuk menjadi perusahaan terbuka.

"Idealnya, PLN Batam harus memberitahu Pemkot," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, Rabu.

Ia mengatakan hingga kini belum mendapat informasi resmi dari perusahaan itu tentang rencananya menggelar IPO.

Wali Kota juga meminta penjelasan dan ketegasan PLN Batam tentang pelayanan publik, jika sudah menjadi perusahaan terbuka.

"PLN melayani kebutuhan masyarakat, tidak hanya bisnis," kata dia.

Menurut Wali Kota, UU Ketenagalistrikan yang baru memberikan pemerintah kota kewenangan lebih atas PLN Batam, terutama terkait penetapan tarif. Karena itu, seharusnya PLN mendiskusikan rencananya kepada pemerintah.

"Apalagi kenaikan tarif dilimpahkan ke daerah," kata dia.

Di Jakarta, PT PLN Batam berencana menawarkan saham perdananya (IPO) dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2012.

Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadiputra mengatakan saat ini, anak perusahaan PLN Persero ini tengah mempersiapkan pengadaan lembaga penunjang IPO (initial public offering) tersebut.

Dadan mengatakan pihaknya sudah mengundang empat BUMN sekuritas sebagai penjamin pelaksana IPO perseroan, antara lain PT Bahana Securities, PT BNI securities, PT Danareksa Sekuritas, serta PT Mandiri Sekuritas. Diharapkan pada pekan kedua Juli, pemimpin penjamin emisi (lead underwriter) sudah terpilih.

Dadan memaparkan selain "underwriter", PLN Batam tengah mencari penasihat keuangan (financial advisor) yang akan mengkaji persentase dan jumlah saham yang dilepas serta waktu pelaksanaan IPO tersebut. Sebab, ia mengakui manajemen PLN Batam tidak mengetahui proses pelaksanaan IPO.

Dalam rangka penawaran saham perdana ini, lanjut Dadan, perseroan akan menggunakan buku Juni 2012. Ia mengharapkan waktu pelaksanaan IPO dapat berjalan dengan baik sehingga dana yang diharapkan perseroan bisa tercapai.

"Nantinya, dana IPO ini untuk membiayai rencana proyek pembangunan di Batam," kata dia. (Y011/B008)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026