
Tebusan Pegadaian Batam Meningkat 100 Persen

Batam (ANTARA Kepri) - Transaksi tebusan di PT Pegadaian (Persero) Cabang Batam meningkat hingga 100 persen menjelang Lebaran 1433 Hijriah.
"Nilai tebusan meningkat 100 persen dibanding biasanya," kata pimpinan PT Pegadaian Cabang Batam Lukas Mulyono di Batam, Senin.
Jika pada hari normal nilai tebusan rata-rata Rp3 miliar tiap setengah bulan, kini memasuki pekan ke dua Agustus nilai tebusan mencapai Rp6,4 miliar.
Biasanya nilai tebusan dalam sebulan mencapai Rp5,5 miliar.
"Terasa sekali peningkatan sejak mulai awal Agustus. Akhir pekan kemarin, tebusan kita sudah Rp6,4 miliar, 100 persen lebih," kata dia.
Ia memperkirakan transaksi tebus di Pegadaian akan terus meningkat hingga satu hari menjelang Lebaran.
"Biasanya mencapai puncak pada H-1 Lebaran," kata dia.
Dari berbagai barang yang ditebus, ia mengatakan paling banyak yang ditukar masyarakat adalah emas.
Menurut dia, warga menebus emas yang digadainya karena hendak mengenakannya di hari raya.
Berdasarkan kebiasaan, kata dia, tren menebus barang hanya terjadi menjelang Lebaran. Sedang usai Idul Fitri, tren beralih ke menggadaikan barang.
"Usai lebaran, penebusan akan berkurang, dan transaksi penggadaian akan meningkat," kata dia.
Setiap paska-Lebaran, PT Pegadaian menyiapkan uang tunai lebih banyak untuk melayani masyarakat yang hendak menggadaikan barangnya.
Sementara itu, Pegadaian Cabang Batam memiliki 90 outlet di yang tersebar di penjuru Batam.
Sementara itu, seorang warga Chandra mengatakan menebus barang yang ia gadai menjelang Lebaran.
"Kebetulan pas mau Lebaran, rezekinya ada, jadi kami tebus," kata dia.
Barang tersebut, kata dia, sengaja digadai menjelang Ramadhan untuk dijadikan modal. Dan menjelang Lebaran, modal sudah kembali sehingga bisa ditebus. (Y011/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
