
Pertamina Kepri Jamin BBM-Elpiji Aman

Batam (ANTARA Kepri) - Pertamina Regional I Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji aman saat Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah.
"Kami menambah pasokan sekitar 15 persen dibanding hari-hari biasa. Persediaan kami aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berlebaran," kata Sales Area Manager Kepri I Ketut Permadi di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, penambahan kuota tersebut didasarkan kebutuhan pada Lebaran tahun-tahun sebelumnya yang mengalami peningkatan rata-rata 15 persen.
"Tambahan pasokan sudah disalurkan mulai H-10 lalu, dan terus dipasok hingga H+10 setelah Lebaran berakhir," kata dia.
Menurut dia, untuk kebutuhan trasportasi laut, ada beberapa alternatif pilihan pengisian. Untuk agen penyalur minyak bersubsidi (APMS) di kawasan Sekilak memiliki kuota bulanan sebesar 340 kiloliter (kl) dan apabila tidak bisa mendapatkan premium di sana bisa membeli di SPBU terdekat dengan pelabuhan.
"Kami berkomunikasi dengan asosiasi Pelra dan Pemerintah Kota Batam untuk menyediakan pasokan ke SPBU terdekat dengan pelabuhan," ujarnya.
Ia menambahkan, untuk melayani permintaan BBM kapal-kapal laut yang mengangkut pemudik, berapa pun kebutuhan akan kami pasok.
Selain itu, kata dia, Pertamina telah membentuk Satgas hingga 4 September untuk memantau distribusi selama Lebaran. Mereka akan menjamin pasokan lancar selama Idul Fitri.
"Kami juga mengintruksikan seluruh agen dan pangkalan elpiji untuk tetap buka pada hari libur resmi," kata dia.
Kepala Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Hang Nadim Batam, Ruslan Rusli mengatakan, stok bahan bakar pesawat masih aman untuk memenuhi permintaan dari sejumlah maskapai yang melayani arus mudik.
"Stok avtur mencukupi untuk kebutuhan pesawat hingga 24 September nanti. Jadi selama arus mudik tidak akan ada masalah," kata dia.
Ia mengatakan, pada arus mudik Lebaran tahun ini tidak banyak maskapai yang menambah penerbangan sehingga kebutuhan avtur relatif tidak meningkat signifikan. (KR-LNO/E005)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
