Logo Header Antaranews Kepri

Ribuan Warga Belanja di Pasar Ramadhan Karimun

Kamis, 16 Agustus 2012 00:54 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Ribuan warga belanja aneka keperluan untuk Lebaran di pasar malam Ramadhan kawasan Kolong, Kelurahan Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu.

Pasar malam Ramadhan di samping bangunan Pasar Baru Karimun itu penuh dengan sesak dengan warga yang mencari dan memilih pakaian dan aksesoris untuk Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah.

Saking padatnya pengunjung, petugas parkir kewalahan mengatur sepeda motor yang tak hentinya memasuki area pasar malam.

Ratusan kendaraan roda dua dan empat parkir di sepanjang jalan menuju pasar malam hingga arah Jalan H Arab, Puakang.

Sejumlah polisi juga tampak sibuk mengatur lalu lintas Jalan A Yani yang macet akibat banyaknya kendaraan yang melintas maupun menuju lokasi pasar malam yang terletak di belakang Toko Swalayan Oriental.

"Pengunjung tak henti-hentinya berdatangan sejak senja tadi," kata Atan, seorang tukang parkir di lokasi pasar malam.

Areal parkir yang disiapkan untuk menampung kendaraan pengunjung baik roda dua maupun empat, menurut dia, tidak mencukupi sehingga memakan badan jalan.

"Pengunjung mulai ramai sejak tiga malam terakhir, diperkirakan mencapai puncaknya pada malam takbiran," katanya.

Seorang pengunjung Safitri mengatakan kedatangannya ke pasar malam yang buka hingga pukul 24.00 WIB itu untuk membeli pakaian dan aksesoris untuk Lebaran.

"Kami mau beli baju anak-anak, sekalian juga untuk aksesoris rumah seperti tirai jendela dan toples untuk kue," kata warga Kolong itu.

Dia mengatakan sengaja memilih belanja di pasar malam karena lebih leluasa dibandingkan berbelanja di pasar pada siang hari.

"Kalau malam hari agak santai, bisa lebih lama milih-milih baju. Harganya juga sama dengan di pasar," kata dia.

Bujang, seorang pedagang mengaku omzet penjualannya meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tiga hari sebelumnya.

"Warga mulai ramai berbelanja, apalagi sudah dekat Lebaran. Omzet penjualan cukup lumayan, dua kali lipat dari biasanya," ucap Bujang yang menjual pakaian, sepatu dan berbagai aksesoris rumah tersebut.

M Yunus, pengelola mengatakan telah menyiapkan sekitar 150 kios untuk para pedagang.

"Pasar malam ini khusus menjual pakaian, sepatu dan aksesoris lainnya. Tujuannya untuk membantu pedagang sekaligus memudahkan warga untuk mendapatkan kebutuhan Lebaran," ucapnya.

Menurut dia, pasar malam itu setiap tahun diadakan dengan memanfaatkan lahan kosong milik pemerintah daerah yang berlokasi di samping Pasar Baru tersebut. (KR-RDT/A013)

Editor: Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026