Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Kepri Lepas Kloter Pertama Embarkasi Batam

Jumat, 21 September 2012 14:37 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani melepas keberangkatan calon haji kelompok pertama Embarkasi Hang Nadim Batam, Jumat.

Jamaah haji kloter pertama Embarkasi Batam yang berasal dari seluruh kabupaten kota di Kepri berangkat ke Tanah Suci sekitar pukul 10.00 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5505.

Kepada jamaah, Gubernur meminta calon haji untuk menjaga kebersamaan dan disiplin menjalankan ibadah.

"Saya juga berharap supaya tidak ada lagi (pemberangkatan) tertunda tahun ini," kata Gubernur.

Pemerintah provinsi, kata dia, memberikan pelayanan terbaik kepada calon haji yang berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Hang Nadim Batam.

"Setiap tahun hampir sama, kami meningkatkan kualitas pelayanan, melakukan pelayanan haji secara maksimal," kata dia.

Pemprov Kepri juga mengalokasikan biaya khusus yang diberikan untuk pelayanan haji Embarkasi Batam.

Menurut Gubernur, bantuan APBD yang diberikan kepada embarkasi setiap tahun terus bertambah seiring meningkatnya jumlah jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Batam.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Handarlin Umar mengatakan, petugas menunda keberangkatan seorang calon haji dengan alasan kesehatan setelah dicek di embarkasi.

Supriadi bin Saimun Suroimkono (70) asal Tanjungpinang keberangkatannya terpaksa ditunda karena menderita sakit. Begitu pula pendampingnya Sutinah Binti Djoko Prajitno.

Kloter pertama terdiri dari 446 calon haji, 206 pria dan 240 wanita.

Kebanyakan calon haji lulusan SD sebanyak 140 orang, SMA 114 orang, sarjana strata I 85 orang, SMP 56 orang dan sarjana muda 45 orang.

Calon haji tertua berusia 81 tahun yaitu Tiona Labai Sarin asal Tanjungpinang dan yang termuda Mansur Bin H. Hasan Basri (20) asal Kabupaten Lingga.

Embarkasi Batam melayani 9.888 calon haji yang terbagi dalam 22 kloter yang terdiri dari 992 orang warga Kepri, 1.403 Jambi, 5.044 Riau dan 2.339 Kalimantan Barat. (Y011/F002)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026