
Tarif Listrik Batam Tidak Naik

Batam (ANTARA Kepri) - PT Pelayanan Listrik Nasional Batam memastikan tarif listrik di kota industri tidak naik dalam penetapan rancangan Peraturan Wali Kota tentang Penyesuaian Tarif Listrik Batam.
"Tarif listrik tidak naik. Pemberitaan yang menyebutkan tarif naik itu tidak betul," kata Direktur Utama PT PLN Batam Dadan Koerniadipura di Batam, Kamis.
Ia mengatakan PLN tidak berencana menaikkan tarif dalam usulan penetapan tarif oleh Wali Kota.
"Tidak ada niatan (menaikkan)," kata dia.
Menurut dia, PLN Batam hanya menginginkan kepastian hukum atas penetapan tarif, mengingat anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara itu hendak IPO.
Dalam UU Ketenagalistrikan, tarif listrik PLN Batam harus ditetapkan oleh Wali Kota, padahal yang berlaku sekarang adalah oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Akibat perubahan peraturan itu, maka harus ada penetapan tarif listrik yang baru oleh Wali Kota.
"Yang dikejar aspek legal. Karena kami mau IPO, tarif harus ada perwako," kata dia.
Ia mengatakan PLN berharap penetapan tarif bisa cepat dilakukan Wali Kota demi kepastian hukum.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan penetapan Perwako Penyesuaian Tarif Listrik Batam akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Dalam waktu satu dua hari ditetapkan," kata dia.
Dalam rapat, ia mengatakan Wali Kota meminta PLN bersabar dengan rencana kenaikan. Pemerintah sangat hati-hati dalam memutuskan PTLB.
"Wali Kota meminta PLN bersabar, bukan tidak mau melindungi, tapi menciptakan iklim yang kondusif," kata lagi.
Menurut dia, pemerintah memikirkan dampak yang mungkin timbul jika tarif listrik dinaikkan, apalagi saat ini menjelang pembahasan Upah Minimum Kota.
Pembahasan rencana PTLB, kata dia, melalui diskusi yang alot. Di satu sisi, pemerintah memikirkan PLN yang sudah lima tahun belum pernah menaikkan tarifnya sedang di sisi lain, pemerintah juga mempertimbangkan daya beli masyarakat. (Y011/N005)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
