
AJI Imbau Wartawan Gunakan Hak Suara

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Aliansi Jurnalis Independen Batam mengimbau seluruh wartawan menggunakan hak suara pada Pilkada Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, 31 Oktober 2012.
"Sebagai warga negara yang baik, wartawan di Tanjungpinang harus dapat memberi contoh kepada masyarakat dengan tidak golput pada pilkada," kata Ketua Bidang Advokasi Aliansi Jurnalis Independen Batam, Humala Nasution, di Tanjungpinang, Selasa.
Ia mengingatkan wartawan untuk menggunakan hak suaranya, meski mereka sibuk meliput berita politik pada saat hari pemungutan suara. Wartawan sering melakukan penghimpunan data terkait jumlah partisipasi pemilih dan jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, namun terkadang lupa menggunakan hak suaranya sendiri.
Penggunaan hak suara di tempat pemungutan suara (TPS) diyakini tidak memakan waktu yang lama, karena itu tidak akan mengganggu aktivitas peliputan.
"Jangan sampai kesibukan pada hari pemungutan suara membuat wartawan lupa menggunakan hak suaranya," ungkapnya yang sehari-hari bekerja sebagai koresponden Surya Citra Televisi (SCTV).
Nasution juga mengimbau wartawan dan perusahaan media tetap menjaga netralitas dalam menghadapi pilkada. Keseimbangan berita politik yang dibuat wartawan dapat menciptakan situasi yang kondusif di daerah.
"Jika berita wartawan yang tidak berimbang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat," katanya.
Saat ini, menurut dia, wartawan di Tanjungpinang cukup netral dalam membuat berita terkait pilkada. Namun wartawan dan pihak pengelola media harus memiliki sikap yang tegas, tetap menjaga netralitas, meski mereka dibutuhkan kandidat sebagai alat pencitraan.
"Empat pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang tentunya memahami fungsi media cukup besar. Kami berharap para kandidat tidak menggiring wartawan maupun pihak media massa untuk menjadi tim suksesnya," katanya. (NP/S023)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
