
Satuan pendidikan di Batam siap jalani Tes Kemampuan Akademik pada November

Batam (ANTARA) - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam menyatakan kesiapan satuan pendidikan jenjang SMA daerah tersebut untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang direncanakan digelar secara nasional pada November 2025.
Kepala Kantor Disdik Kepri Cabang Batam Kasdianto saat dihubungi di Batam, Kamis mengatakan pelaksanaan TKA tidak akan jauh berbeda dengan Asesmen Nasional (AN) maupun Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya sudah dijalani siswa.
“Kalau untuk Batam, kita sebenarnya sudah siap karena selama ini kita sudah terbiasa melaksanakan AN. Format TKA juga tidak jauh berbeda dari UN. Sekarang semuanya juga sudah digital,” ujarnya.
Baca juga: Polresta Tanjungpinang bagikan perlengkapan sekolah untuk 200 siswa di Pulau Penyengat
Ia menegaskan bahwa sebagian besar sekolah di Batam telah memiliki fasilitas laboratorium komputer untuk mendukung pelaksanaan tes berbasis digital.
Ia menambahkan, sekolah-sekolah yang belum memiliki laboratorium komputer, khususnya sekolah baru, tetap bisa mengikuti TKA dengan cara menumpang di sekolah lain yang fasilitasnya lebih lengkap.
Menurutnya, pelaksanaan TKA saat ini masih dalam tahap sosialisasi karena petunjuk teknis resmi dari pusat belum diterima.
“Kita masih menunggu juknis dari pusat. Tapi secara umum, sekolah-sekolah di Batam sudah siap,” tambahnya.
TKA dirancang sebagai salah satu instrumen penilaian akademik bagi siswa SMA kelas XII, yang walaupun tidak menjadi penentu kelulusan, namun akan menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Baca juga: Polres Natuna gandeng sopir angkutan guna ciptakan keselamatan lalu lintas
Adapun mata pelajaran yang akan diujikan antara lain Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan siswa.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi alat validasi nilai rapor pada jalur Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Asrijanty menegaskan kehadiran TKA tidak akan mengubah skema SNBP, melainkan memperkuat proses seleksi tersebut.
"Seleksi masuk perguruan tinggi urusan Kemendiktisaintek, tetapi sudah ada koordinasi antara dua kementerian dan disepakati untuk seleksi nasional berbasis atau menggunakan prestasi, TKA akan menjadi validator rapor. Jadi TKA ini sebagai pelengkap, sekali lagi pelengkap," kata Asrijanty dalam webinar bertajuk Penguatan Kesiapan Murid dalam Mensukseskan Program TKA melalui Partisipasi Orang Tua di Jakarta, Rabu (16/7).
Baca juga:
Polres Natuna panen 12.000 bongkol jagung
Bareskrim: Gugus tugas TPPO Kepri jadi penguat cegah TPPO
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
