Dana CD Granit Karimun Meningkat Rp1 Miliar

id Dana, CD,community,development,Granit, Karimun

Karimun (ANTARA Kepri) - Dana "Community Development" atau pengembangan masyarakat sektor penambangan granit Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, meningkat dari Rp12 miliar pada semester I menjadi Rp13 miliar pada semester II 2012.

"Dana CD granit meningkat Rp1 miliar setelah PT Pasific Granitama di Desa Pangke Kecamatatan Meral beroperasi kembali. Jadi, total dana CD semester II 2012 menjadi Rp13 miliar," kata Sekretaris Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (TP2M) Karimun, Safaruddin di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Safaruddin menjelaskan, dana sebesar Rp13 miliar itu kemungkinan akan disalurkan pada 2013, bersamaan dengan dana CD semester I 2013.

"Seharusnya dana itu sudah disalurkan akhir tahun ini, namun karena peraturan bupati yang menjadi payung hukumnya baru terbit April 2012, maka agak terlambat karena dana semester II baru bisa dikucurkan setelah dana semester I selesai," jelasnya.

Berdasarkan peraturan bupati, tutur dia, pembagian dana CD mengacu pada tiga kategori, yaitu kategori ring satu sebagai kelurahan/desa desa penghasil, ring dua berbatasan dengan daerah penghasil dan ring tiga.

Yang termasuk ring satu, lanjut dia, yaitu Desa Pangke, Kelurahan Pasir Panjang dan Desa Pongkar. Sedangkan ring dua Kelurahan Sei Raya, Kelurahan Pamak dan Kelurahan Darussalam. Sementara desa/kelurahan lain termasuk ring tiga.

"Alokasi dana CD untuk ring satu lebih besar dibandingkan ring dua dan tiga. Dananya disalurkan melalui Tim Pelaksana P2M di tingkat kelurahan/desa yang mengacu pada proposal kegiatan yang diusulkan masyarakat setempat. Arahnya adalah pembangunan insfratruktur seperti jalan, drainase, sarana ibadah serta pengembangan ekonomi kerakyatan, pendidikan dan kesehatan," jelasnya.   

Dia mengatakan jumlah perusahaan yang menyalurkan dana CD melalui TP2M sebanyak enam perusahaan yang membentuk konsorsium penyaluran dana CD.

Enam perusahaan itu antara lain PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH) di Kelurahan Pasir Panjang Meral, PT Trimegah Perkasa Utama dan PT Aneka Mining Sukses serta PT Pasific Granitama di Desa Pangke.

Kemudian PT Bukit Granit Mining Mandiri dan PT Wira Penta Kencana di Desa Pongkar Kecamatan Tebing.

"Untuk PT Karimun Granite yang mulai beroperasi di Pasir belum termasuk dalam konsorsium. Apakah akan bergabung dengan konsorsium kami serahkan kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan mengingat perusahaan tersebut beroperasi berdasarkan izin kontrak karya dari pemerintah pusat," tuturnya.

Dia menambahkan, setoran dana CD dari perusahaan granit sebesar Rp2.500 per ton, menurun drastis jika dibandingkan tahun 2009 yang ditetapkan sebesar Rp5.000 per ton. (ANTARA)

Editor: Masduki Attamami
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar