Logo Header Antaranews Kepri

PLUT Batam: QRIS bantu pembukuan keuangan pelaku UMKM secara digital

Senin, 22 September 2025 15:53 WIB
Image Print
Pengunjung Cernival 2025 saat melakukan pembayaran melalui QRIS (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan QRIS membantu pembukuan keuangan pelaku UMKM secara digital.

Konsultan PLUT Batam Nurul Qamariah Adijaya menjelaskan dengan sistem pembayaran digital tersebut juga membantu UMKM menjadi lebih modern dan efisien.

“Tentunya kalau edukasi penggunaan QRIS untuk mendukung pemasaran UMKM dalam proses pembayaran itu menjadi hal penting yang kami sampaikan. Ini juga membuat status UMKM yang bersangkutan naik kelas,” ujar Nurul di Batam, Senin.

Ia menambahkan setiap pelaku usaha yang mengikuti kegiatan bazar, juga dipastikan memiliki QRIS.

Untuk memudahkan pelaku usaha memiliki QRIS, PLUT juga menjalin kemitraan atau kolaborasi bersama dengan perbankan-perbankan dalam penerbitan pola QRIS.

Sementara itu, Konsultan PLUT Batam Bidang Pembiayaan Elviyanti menyampaikan selain metode pembayaran secara digital melalui QRIS, pihaknya juga turut mendorong pelaku usaha memanfaatkan pemasaran secara elektronik (e-commerce) untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca juga: Korem 033/WP-Disperkimtan percepat pembangunan transmigrasi Tanjung Banun

“Meskipun untuk penerapan e-commerce ini masih belum maksimal, tapi kami terus mendorong dan mengedukasi kepada pelaku usaha untuk memanfaatkan hal ini. Mengingat posisi Batam yang lebih dekat dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, sehingga pasar luar negeri jauh lebih mudah dijangkau,” ujar Elvi.

Kepada seluruh pelaku UMKM, Elvi juga menyarankan dan mengimbau agar pelaku usaha dapat memanfaatkan program-program binaan berbagai lembaga/instansi, salah satunya Bank Indonesia Kepri.

Ia menilai dengan mengikuti berbagai program binaan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas dari UMKM tersebut.

“Jadi para UMKM ini tidak tergantung hanya satu binaan saja, jadi tetap bersinergi, baik itu dengan melalui BI, Disperindag, ataupun dinas lainnya. Untuk program binaan BI ini ide atau pendampingannya juga sejalan, jadi lebih mengarah ke inkubasi bisnis. Jadi baik dari BI ataupun dari kami PLUT sendiri itu unggulannya sekarang memang ke inkubasi bisnis.

Baca juga: DPR RI tegaskan percepatan RDTR untuk tarik investasi di daerah

Baca juga: Mendagri paparkan 3 langkah strategis pemda hadapi pengalihan TKD



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026