PLN Batam panen perdana pisang cavendish hasil program tanggung jawab sosial dan lingkungan

id kepri batam,pln batam,panen perdana,cavendish

PLN Batam panen perdana pisang cavendish hasil program tanggung jawab sosial dan lingkungan

Panen perdana pisang Cavendish oleh PLN Batam bersama Kelompok Tani Muda Kreatif di Batam, Kepri. (ANTARA/HO-PLN Batam)

Batam (ANTARA) - PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kelompok Pemuda Tani Kreatif berhasil melakukan panen perdana pisang Cavendish, hasil dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di kota itu.

Manajer Humas PT PLN Batam, Novi Hendra, menjelaskan bahwa panen perdana ini merupakan bagian dari program PLN Batam Peduli, yang berfokus pada upaya mewujudkan kemandirian pangan serta pemerataan ekonomi masyarakat.

“Meski lahan di Batam terbatas, kolaborasi ini membuktikan bahwa sektor agrikultur tetap memiliki peluang tumbuh secara menjanjikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.

Panen perdana tersebut menghasilkan 258 kilogram pisang Cavendish dari 10 tandan.

Baca juga: PLN Batam raih penghargaan ENSIA bukti komitmen pada TJSL

Menurut Novi Hendra, program ini menjadi bukti nyata dukungan PLN Batam terhadap pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan bibit unggul dan pelatihan pertanian berkelanjutan di kawasan industri.

PLN Batam berkomitmen untuk terus mendukung para petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui program TJSL, PLN Batam hadir memberikan dukungan berupa bibit serta pendampingan agar pertanian tetap berkembang, meski di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

“Inilah bukti nyata bahwa pertanian berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan pembangunan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambah Novi Hendra.

Baca juga: PLN Batam prioritaskan budaya K3 lewat digitalisasi Command Centre

Baca juga: Bea Cukai gagalkan penyelundupan ratusan iPhone di Batam

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE