
Kementerian PU Danai Pemeliharaan Jembatan Barelang

Batam (Antara Kepri) - Kementerian Pekerjaan Umum mulai 2013 mendanai pemeliharaan Jembatan I Barelang yang menghubungkan Pulau Utama Batam dan sejumlah pulau-pulau pesisir di Kecamatan Galang.
"Mulai 2013, anggaran pemeliharaan jembatan 1 di PU," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Jumat.
Namun, ia enggan menyebut jumlah dana yang disiapkan Kementerian PU untuk pemeliharaan ikon Kota Batam.
Sebelum-sebelumnya, dana pemeliharaan Jembatan melalui anggaran Badan Pengusahaan Batam, pihak yang membangun jembatan itu.
Pemeliharaan, kata Wali Kota harus dilakukan karena khawatir ada penyusutan kualitas hingga berbahaya bagi masyarakat.
"Barang itu sudah 20 tahun antisipasi bahaya," kata dia.
Ia mengatakan dana pemeliharaan Jembatan I Barelang terpisah dari alokasi pembangunan sisi-sisi jembatan yang dirancang khusus untuk pariwisata.
"Kalau pemeliharaan dari PU, sedang yang pembangunan sisi-sisi itu dari Kementerian Pariwisata," kata dia.
Sebelumnya Direktur Perencanaan BP Batam, Istono mengatakan sekitar 40 persen dari seluruh kabel baja tegangan tinggi Jembatan I Barelang Batam dirusak warga.
"Saya perkirakan sekarang sudah 40 persen kabel yang rusak," kata dia.
Ia mengatakan bila terus dilakukan maka dikhawatirkan membuat ketahanan jembatan semakin berkurang hingga tidak mampu menanggung beban dan roboh.
Kabel-kabel besar yang menyangga jembatan dirusak menggunakan silet oleh warga hingga menganga. Lalu, kata Istono, warga menaruh sampah di dalam tulang kabel yang menganga.
"Kabel diduduki lalu dirusak, ada bekas silet," kata dia.
Menurut Istono, pengrusakan itu akan menyumbat drainase air hujan dan mengendap di tiang kabel jembatan. "Nantinya akan berkarat dan keropos," kata dia.
Bila sudah begitu daya tahan jembatan akan berkurang dan rawan roboh.
Jembatan I Barelang sering disebut "Jembatan San Fransisco-nya Batam". Jembatan itu juga menjadi ikon kota industri.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
