Logo Header Antaranews Kepri

Anggota DPRD: Jembatan Dompak Terancam Rusak

Sabtu, 2 Februari 2013 20:32 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Jembatan II di Pulau Dompak, Tanjungpinang, terancam rusak karena dilalui alat-alat berat seperti truk yang mengangkut bauksit, kata seorang anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

"Alat-alat berat keluar masuk lokasi penambangan di Dompak melalui jembatan II. Kami khawatir jembatan yang baru digunakan itu rusak," kata Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Riau Syarafuddin Aluan, di Tanjungpinang, Sabtu.

Aluan mengatakan, aktivitas pengangkutan bauksit melalui jembatan II sudah berlangsung lama. Jembatan itu kemungkinan mengalami kerusakan tidak lama lagi jika setiap saat dilalui alat-alat berat.

"Jembatan itu didesain bukan untuk menahan alat-alat berat, melainkan kendaraan biasa," katanya yang juga Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Kepri.

Pembangunan jembatan II menghabiskan anggaran daerah hingga puluhan miliar rupiah. Jika jembatan itu rusak, maka jalur transportasi menuju pusat pemerintahan Kepri di Dompak akan terganggu.

Selain itu, kata dia, pengusaha bauksit atau pemilik truk yang mengangkut bauksit tidak mungkin mau memperbaiki jembatan tersebut jika mengalami kerusakan.

Ia mengatakan, seharusnya pengangkutan bauksit tidak melalui jembatan II maupun jalur umum, melainkan melalui jalur khusus yang disiapkan pengusaha bauksit.

"Kami meminta alat-alat berat yang mengangkut bauksit itu tidak melalui jembatan tersebut," ujarnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan Kepri dan pihak kepolisian menindaklanjuti persoalan itu. Apalagi pengangkutan bauksit melalui jembatan II belum mendapat izin dari Dinas Perhubungan Kepri.

"Permasalahan ini tidak boleh dibiarkan karena negara ini merupakan negara hukum. Jangan biarkan pelanggaran itu terjadi," katanya. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026