Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memberikan bantuan sosial yang ditujukan kepada warga lanjut usia (lansia) yang menjangkau 3.930 penerima manfaat di 12 kecamatan kota itu.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan bahwa kebijakan pemberian bantuan sosial khusus bagi lansia merupakan terobosan baru yang menjadi bagian dari komitmen Pemkot Batam untuk memperluas perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
“Kebijakan bantuan sosial untuk lansia ini baru kita laksanakan di Batam. Ini bentuk atensi kami agar para orang tua menjadi bagian penting yang mendapat perhatian,” kata Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Sabtu.
Sebelumnya, katanya, program Bantuan Sosial Lansia Tahun 2025 diberikan kepada 1.930 lansia pada Mei lalu. Namun ditambahkan sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).
“Jumlah penerimanya pun terus meningkat, dari sebelumnya kurang dari dua ribu orang, kini melalui APBD Perubahan jumlahnya bertambah,” katanya.
Baca juga: PLN Batam tandatangani perjanjian bangun PLTGU 120 MW
Ia menyebutkan bahwa per-bulan, tiap penerima manfaat akan menerima Rp300 ribu yang akan langsung masuk ke dalam rekening yang telah dibuat oleh Pemkot Batam.
Kini bantuan ditambahkan kepada 158 penerima manfaat baru di Kecamatan Belakangpadang, dan Kecamatan Bulang, Galang, Batu Aji, Sekupang, dan Sagulung dengan total 810 penerima.
Selain itu, di Kecamatan Lubukbaja, Bengkong, dan Batu Ampar sebanyak 441 penerima, dan untuk Kecamatan Batam Kota, Nongsa, dan Sungai Beduk diberikan kepada 591 penerima.
Ia menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah terhadap warga lanjut usia.
“Kami ingin para lansia di Batam merasa lebih nyaman, aman, dan tenang. Ini wujud kecintaan kami kepada para orang tua yang telah banyak berjasa,” ujarnya.
Amsakar juga menegaskan bahwa Pemkot Batam bersama Wakil Wali kota Li Claudia terus berupaya memperkuat skema bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Komentar