
BBM di Batam Habis Banyak Kendaraan Mogok

Batam (Antara Kepri) - Pasokan bahan bakar minyak di belasan stasiun pengisian bahan bakar umum di Batam habis menyebabkan beberapa kendaraan mogok.
"Kehabisan bensin, tidak bisa jalan," kata Ridwan, seorang pengendara mobil saat ditemui di sepanjang jalan Tiban menuju Baloi, Senin.
Ia mengatakan sudah mencari premium sedikitnya di lima SPBU, namun semuanya habis.
"Karena berkeliling mencari bensin itulah, BBM habis dan mesin mati," kata dia.
Selain kendaraan Ridwan, beberapa kendaraan lain juga mogok di sepanjang jalan.
Pengendara kendaraan roda empat yang lain Bagong mengatakan harus mematikan mesin mobilnya untuk menghemat bahan bakar.
"Setiap lampu merah harus dimatikan, kalau tidak bisa mati kehabisan BBM," katanya.
Ia mengatakan keliling Tanjung Piayu, Sagulung hingga Batam Centre mencari premium, namun selalu kehabisan.
Staf Ahli Wali Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan sebenarnya ada prosedur tetap yang harus dilakukan SPBU agar tidak kehabisan bahan bakar setiap awal pekan.
"Sudah ada protapnya. Kalau protap dijalankan seharusnya ini tidak terjadi," kata mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam yang mengundurkan diri itu.
Saat dirinya menjabat kepala dinas, ada protap SPBU wajib mengisi bahan bakar dua kali lipat setiap Sabtu dan harus menghemat penjualan pada Minggu, agar pada awal pekan pasokan masih tersedia.
Selain itu, pihak Pertamina wajib beroperasi sejak pagi setiap Senin, memasok BBM ke SPBU.
Protap itu, kata dia, memang sengaja diterapkan untuk menghindari kelangkaan BBM setiap awal pekan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
