Pemprov Kepri fasilitasi pasar murah di Natuna

id Pasar murah,Natuna,Kepri,Disperindag,Pangan

Pemprov Kepri fasilitasi pasar murah di Natuna

Perum Bulog Cabang Natuna, Kepri, saat mendistribusikan beras Program SPHP pada kegiatan pasar murah yang digelar oleh Disperidag Provinsi Kepri di Kabupaten Natuma pada Ahad (26/10/2025). ANTARA/Muhamad Nurman.

Natuna, Kepri (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memfasilitasi pelaksanaan pasar murah di Kabupaten Natuna, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah perbatasan.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Kepri, Siti Asniah di Natuna, Ahad, mengatakan kegiatan pasar murah dilaksanakan di kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur pada Ahad pagi.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disperindag Provinsi Kepri dengan Pemerintah Kabupaten Natuna, Perum Bulog Cabang Natuna, serta sejumlah distributor bahan pokok.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Pasar murah ini kami gelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya di daerah perbatasan RI seperti Natuna,” ujar Siti.

Beragam komoditas dijual pada kegiatan itu, di antaranya beras merek SPHP, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, hingga makanan ringan.

Seluruh komoditas ditawarkan dengan harga di bawah harga pasar, dengan selisih antara Rp3.000 hingga Rp8.000 per item.

Sebagai contoh, telur ayam yang di pasaran dijual sekitar Rp60.000 per papan (30 butir), pada pasar murah ini hanya dijual Rp52.000. Penjual menjual dengan harga di bawah harga pasar karena telah disubsidi oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kepri.

Siti menambahkan kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di tujuh kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Kepri sebagai bagian dari program pengendalian inflasi daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya dilakukan menjelang hari besar keagamaan nasional, seperti Ramadhan dan Natal, tetapi juga di luar momen tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan harga,” katanya.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE