Bulog Batam salurkan bantuan pangan bagi 43.219 penerima

id kepri batam,bulog batam,beras bantuan pangan,karimun

Bulog Batam salurkan bantuan pangan bagi 43.219 penerima

Tumpukan beras bantuan pangan Bulog yang berada di Gudang Batu Merah Batam, Kepri. ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mulai menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 43.219 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

“Penyaluran ini serentak dan merupakan alokasi untuk dua bulan, Oktober dan November 2025,” kata Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira saat dihubungi di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut diawali secara simbolis pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Gudang Batu Merah Batam kepada 314 keluarga PBP.

“Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, karena ini mencakup dua bulan sekaligus,” ujar Guido.

Secara keseluruhan, Batam memiliki 33.133 penerima bantuan dengan total 662,6 ton beras dan 132.532 liter minyak goreng.

Sementara di Kabupaten Karimun bantuan disalurkan untuk 10.086 keluarga dengan total 201,7 ton beras dan 40.344 liter minyak goreng.

Total keseluruhan bantuan yang disalurkan mencapai 864,3 ton beras dan 172.876 liter minyak goreng.

Guido menambahkan, Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan desa untuk mengatur jadwal distribusi di wilayah lain, termasuk di Kabupaten Karimun dan pulau penyangga di kedua daerah.

“Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran dan sesuai data penerima yang telah ditetapkan,” ujarnya lagi.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta menekan dampak kenaikan harga bahan pokok menjelang akhir tahun.

“Kami pastikan beras dan minyak goreng yang disalurkan dalam kondisi baik dan disalurkan dengan cepat,” kata Guido pula.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE