
11 Siswa di Kepri Ikut Ujian Susulan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Sebanyak 11 siswa SMA dan sederajat di Provinsi Kepulauan Riau tidak mengikuti Ujian Nasional pada Senin hingga Rabu karena sakit sehingga perlu mengikuti ujian susulan Senin pekan depan.
"Siswa SMA yang tidak ikut Ujian Nasional (UN) terdiri dari Kabupaten Karimun tiga orang dan Batam lima orang, sedangkan Lingga, Tanjungpinang dan Bintan masing-masing satu orang," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) Atmadinata, di Tanjungpinang, Jumat.
Atmadinata menambahkan, siswa yang tidak ikut UN tersebut diputuskan dapat mengikuti UN susulan yang digelar Senin pekan depan. Peserta UN yang tidak mengikuti seluruh ujian maupun salah satu dari tiga mata pelajaran yang diujikan secara nasional diharapkan hadir pada saat dilaksanakan ujian susulan.
"Kami berharap mereka dapat mengikuti, dan memperoleh hasil yang baik," ujarnya.
Ia mengungkapkan, siswa SMA sederajat yang terdaftar mengikuti UN tahun 2013 yang dilaksanakan baru-baru ini sebanyak 18.932 orang. Mereka tidak hanya diawasi oleh guru, melainkan juga kalangan akademisi lainnya yang berkompeten.
"Seluruh kelas tempat pelaksanaan UN diawasi sehingga tidak membuka kesempatan bagi siswa untuk bersikap curang," katanya.
Sementara terkait pendistribusian soal ujian berjalan dengan baik, tidak ada kebocoran soal. "Soal ujian dikawal secara ketat oleh pihak kepolisian," tambahnya.
Pemerintah Kepri menargetkan 96 persen dari jumlah SMA sederajat lulus dalam ujian nasional tahun ini. Target minimal itu diharapkan dapat tercapai.
"Kami berharap tingkat kelulusan dapat tercapai di atas target," ungkapnya.
Untuk mencapai target itu, dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, antara lain pelatihan guru bidang studi, uji coba (try out), dan koordinasi pengayaan ke kabupaten kota.
Dari hasil uji coba UN, menurut dia, nilai siswa relatif cukup baik. Pada "try out" pertama, siswa dapat menjawab 45 persen pertanyaan, dan pada uji kedua naik menjadi 65 persen. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
