Logo Header Antaranews Kepri

Prabowo bertemu tokoh oposisi bahas soal negara

Sabtu, 31 Januari 2026 14:33 WIB
Image Print
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang mengikuti retret bela negara di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan Presiden Prabowo Subianto sempat bertemu dengan tokoh-tokoh yang dinilai sebagai oposisi pemerintah untuk membahas kondisi bangsa, pada Jumat (30/1).

"Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi," kata dia di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Ia mengatakan, pertemuan itu membahas tentang bagaimana negara harus dikelola secara baik oleh seluruh pihak.

Sejauh ini, kata dia, banyak pihak yang kerap membuat kondisi negara tidak diuntungkan dari segi pemanfaatan sumber daya alam hingga perputaran keuangan.

Ia melanjutkan, pihak-pihak itu mulai dari swasta yang tidak mau mengikuti regulasi usaha demi keuntungan pribadi hingga dugaan anggaran negara yang bocor.

"Bahkan saya menerima (laporan) kurang lebih Rp 5.777 triliun (dari) bank Himbara yang menyalurkan kepada korporasi. Padahal kita punya APBN 300 sekian triliun rupiah. Kemana kebocoran (anggaran) itu?," kata dia.

Ia tidak menutup mata kemungkinan oknum pemerintah yang jadi penyebab kerugian negara itu.

Karenanya, dia mengatakan, Prabowo dalam pertemuannya dengan para tokoh oposisi itu ingin mengajak bersama sama membenahi negara.

"Oleh karena itulah saya ingin menyampaikan bahwa kita harus realistis melihat situasi. Kita jangan tutup tutupi keadaan yang bisa membuat negara kita itu kesulitan," kata dia.

Ia juga meminta insan pers untuk turut membantu pemerintah tetap menjalankan tugas negara dengan melalui pemberitaan yang informatif.

Dengan demikian, insan pers dinilai telah terlibat bersama-sama pemerintah dalam membela hak-hak rakyat.

"Kalau negara sulit, yang paling sulit itu rakyat. Karena keberpihakan kita terhadap rakyat harus kita tunjukkan secara moral dan tindakan," kata dia.

Sayangnya, saat ditanya wartawan soal nama tokoh-tokoh tersebut, dia mengaku tidak mengetahui.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhan sebut kemarin Prabowo bertemu tokoh oposisi bahas soal negara



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026