
Pemprov Kepri dan BGN gesa pengoperasian dapur makan bergizi gratis di kawasan 3T

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menggesa pengoperasian dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utama operasional ini diarahkan pada wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) guna memastikan pemerataan gizi bagi anak-anak di pelosok kepulauan.
Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan ada 163 titik dapur MBG yang dibangun di kawasan 3T dan 85 persen diantaranya sudah rampung dibangun, namun belum bisa beroperasi.
"Mudah-mudahan Maret 2025 sudah bisa beroperasi semuanya, karena saat ini masih menunggu pencairan dana dari pihak ketiga atau investor," kata Wagub Nyanyang usai rapat evaluasi MBG di Tanjungpinang, Kamis.
Wagub menyebut Pemprov Kepri terus berkoordinasi secara aktif dengan BGN melalui Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, guna mendorong operasionalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan 3T.
Menurutnya, masyarakat yang tinggal di wilayah 3T ingin segera mendapatkan MBG, karena sejauh ini program AstaCita itu masih menyasar penerima manfaat di daerah perkotaan.
"Total penerima manfaat MBG di Kepri saat ini mencapai 503 ribu orang atau 80 persen dari target sasaran 638 ribu orang, dengan 199 titik SPPG sudah beroperasi secara reguler," ucap Nyanyang.
Sementara Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri Syartiwidya mengakui dari hasil rapat evaluasi MBG itu masih terdapat titik-titik wilayah di Kepri yang belum terbangun SPPG, sedangkan penerima manfaatnya ada terutama di pulau-pulau terpencil.
Karena itu ia meminta Pemprov Kepri bersama Satgas MBG mengajukan kembali lokasi yang hendak dibangun dapur SPPG, dengan syarat jumlah penerima manfaat di bawah 1.000 orang.
"Kita bangun SPPG terpencil di kawasan 3T yang memiliki jarak tempuh 30 menit atau enam kilometer dari lokasi SPPG terdekat," ungkapnya.
Syartiwidya mengapresiasi secara umum pelaksanaan MBG di Kepri sudah berjalan baik. Pihaknya menargetkan hingga pertengahan 2026 sebanyak 303 dapur SPPG beroperasi di Kepri, termasuk di kawasan 3T.
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
