Logo Header Antaranews Kepri

AHY ungkap Infrastruktur harus multifungsi usai berhasil uji coba pendaratan jet tempur di tol

Kamis, 12 Februari 2026 14:29 WIB
Image Print
Jet tempur F-16 TNI AU menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231. (ANTARA/HO-Hutama Karya)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan infrastruktur harus multifungsi menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

"Saya sering mengatakan bahwa infrastruktur itu harus punya multifungsi, multi-purpose," ujar AHY di Jakarta, Kamis.

Contoh bendungan, lanjutnya, bukan hanya sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir, tapi juga penyedia energi yang terbarukan, selain misalnya bisa untuk olahraga, untuk pariwisata.

"Jalan juga begitu. Selain untuk transportasi di darat, baik untuk manusia, barang, dan jasa, tapi kalau kuat, cukup lebar, aman, maka bisa digunakan untuk landasan pesawat (runway). Mungkin runway yang sifatnya lebih darurat (emergency) atau insidentil," kata AHY.

Menurut dia, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah luas sehingga setiap pulau atau daerah dapat mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan untuk mendukung pertahanan negara.

"Tapi kalau jalan kita, jembatan kita cukup kuat, cukup lebar, andal untuk bisa didaratkan oleh pesawat-pesawat tempur misalnya, itu juga bagus untuk kebutuhan yang dinamakan sebagai defense posture, postur pertahanan terutama di sektor udara agar bisa menjangkau berbagai wilayah Indonesia, termasuk kebutuhan untuk darurat bencana dan lain-lain," kata AHY.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AHY: Infrastruktur harus multifungsi usai tol bisa didarati jet tempur



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026