Logo Header Antaranews Kepri

Perjalanan Vidi Aldiano di industri musik Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 20:27 WIB
Image Print
Arsip - Tangkapan layar saat penyanyi Vidi Aldiano tampil membawakan lagu "Zamrud Khatulistiwa" menjelang upacara peringatan detik-detik proklamasi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2024). (ANTARA/Fathur Rochman)

Jakarta (ANTARA) - Industri musik Indonesia berduka atas meninggalnya penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3). Musisi yang dikenal melalui sejumlah lagu pop populer itu, meninggalkan jejak panjang di industri hiburan Tanah Air sejak memulai kariernya pada akhir 2000-an.

Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia mulai dikenal publik setelah merilis album debut bertajuk "Pelangi di Malam Hari" pada 2008. Album tersebut memperkenalkan karakter vokalnya melalui sejumlah lagu pop romantis dan membuka jalan bagi perjalanan kariernya di industri musik.

Namanya semakin dikenal luas setelah membawakan ulang lagu "Nuansa Bening" pada 2008, karya musisi senior Keenan Nasution.

Kontribusinya di industri musik juga diakui melalui sejumlah penghargaan.
Selain aktif merilis karya rekaman, Vidi juga menggelar sejumlah konser. Pada 2019 ia mengadakan konser tunggal bertajuk "Vidi Aldiano 3 Decades of Love, Life & Music" yang digelar untuk merayakan perjalanan hidup dan kariernya menjelang usia 30 tahun.

Di luar dunia musik, Vidi Aldiano juga dikenal aktif di berbagai bidang hiburan dan bisnis. Ia beberapa kali terlibat sebagai pembawa acara televisi dan juri dalam program pencarian bakat pada pertengahan 2010-an. Selain itu, ia juga mengembangkan berbagai usaha di bidang kreatif dan digital bersama sejumlah mitra bisnis.

Dalam kehidupan pribadinya, Vidi Aldiano menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 2022.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perjalanan Vidi Aldiano yang mewarnai industri musik Indonesia



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026