
Wisatawan Manca Negara Tunda Kunjungan ke Batam

Batam (Antara Kepri) - Wisatawan manca negara yang semula telah berencana melakukan kunjungan ke Batam, terpaksa menunda kedatangan mereka karena tebalnya kabut asap yang menutupi wilayah Batam dan Singapura.
Kepala Dinas Pariwisata Batam Yusfa Hendri kepada Antara di Batam, Jumat mengatakan, pembatalan kunjungan para turis tersebut disampaikan agen-agen perjalanan.
"Para turis tersebut datang ke Batam melalui Singapura. Karena di Singapura saat ini tertutup kabut asap begitu juga Batam, maka mereka banyak yang menunda kunjungan ke Batam menunggu cuaca bagus," ujarnya.
Ia mengatakan, arus kunjungan wisatawan ke Batam sangat tergantung dari Malaysia dan Singapura karena turis yang datang umumnya masuk melalui dua negara tersebut.
Menurut dia, akibat kabut asap yang terjadi saat ini memberi pengaruh terhadap pariwisata Batam karena banyak yang menunda kunjungan dari waktu yang telah direncanakan, bahkan ada yang membatalkan perjalanan.
Ia menjelaskan, penundaan yang dilakukan wisatawan melalui agen perjalanan terjadi karena karena kondisi bencana kabut asap dan bukannya karena ada masalah lain dan para wisatawa tersebut dipastikan melakukan kunjungan sesuai kontrak mereka dengan agen perjalanan.
"Tetapi walau kunjungan dari luar banyak yang tertunda namun pesanan kamar hotel di Batam dalam akhir pekan ini penuh," kata Yusfa.
Ia berharap kabut asap yang saat ini mendera wilayah Batam, Singapura dan Malaysia tidak berlangsung lama dan cuaca cepat kembali terang.
Sementara itu salah satu agen perjalanan D393 Tour and Travel melalui pimpinannya Cavin mengakui wisatawan yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya terpaksa menunda kedatangan ke Batam karena faktor cuaca yang berkabut asap.
"Wisatawan manca negara yang telah menjalin kerjasama dengan kami terpaksa menunda kedatangan karena kabut asap. Mereka menunggu cuaca bagus," katanya.
Sementara itu, pelabuhan internasional tujuan Singapura dan Malaysia di Batam terlihat sepi. Bahkan, penumpang kapal pun sepi dan laju kapal sangat terbatas hanya 26 knot perjam karena tebalnya kabut asap dilaut.
BMKG menyatakan jarak pandang di Batam hingga Jumat siang dibawah 1 kilometer. (Antara)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
