
PLN Kembali Padamkan Listrik Meski Didemo

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemadaman listrik kembali dilakukan PT PLN Tanjungpinang selama tiga jam di beberapa daerah, meski telah didemonstrasi dari pagi hingga siang oleh ratusan mahasiswa dan warga.
"Pemadaman terpaksa dilakukan karena ada kerusakan mesin PLTU Galang Batang," kata Asiten Manajer PT PLN Tanjungpinang Endi Novian, di Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau, Senin.
Endi menambahkan, akibat mesin di PLTU Galang Batang rusak, kapasitas listrik berkurang menjadi 3 MW, setelah Minggu diperbaiki.
PLN memiliki program jangka pendek untuk menambah daya sebesar 7,5 MW. Daya tersebut bersumber dari tiga mesin baru dengan daya 1,5 MW, dan mesin dari Pekanbaru 1,5 MW dan sisanya dari PLTU CDI.
"Kalau program jangka pendek ini terlaksana, maka daya listrik bertambah menjadi 28 MW," ujarnya.
PLN Tanjungpinang meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. PLN tidak akan memadamkan listrik jika kapasitasnya memadai.
"Kami minta maaf atas pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir," katanya.
Endi, Senin siang menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh ratusan pengunjuk rasa.
Isi surat pernyataan itu antara lain PLN tidak akan melakukan pemadaman, dan perusahaan itu bersedia mengganti barang elektronik milik warga yang rusak akibat pemadaman listrik. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
