
BPMP Kepri perkenalkan manfaat papan interaktif digital pada peringatan Hardiknas

Tanjungpinang (ANTARA) - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkenalkan pemanfaatan papan interaktif digital kepada siswa SMP dan SMA pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
"Selain melaksanakan upacara peringatan Hardiknas, kami juga menghadirkan kegiatan edukatif yang menyasar langsung peserta didik SMP dan SMA," kata Kepala BPMP Kepri Warsita di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia mengatakan kegiatan ini bentuk komitmen BPMP Kepri dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, pengenalan perangkat dan aplikasi pembelajaran modern perlu dilakukan sejak dini agar siswa terbiasa dengan ekosistem pembelajaran yang terus berkembang.
Ia menyebut transformasi digital dalam pendidikan bukan hanya menjadi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia.
Dengan demikian, kata dia, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara optimal guna mendukung proses belajar dan mengajar.
"Momentum Hardiknas yang mengusung semangat kolaborasi dan partisipasi semesta dalam pendidikan, diharapkan mendorong semua pihak, termasuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan agar lebih adaptif terhadap perubahan," ujarnya.
Pengenalan papan interaktif digital ini melibatkan siswa SMP Negeri 6 Bintan dan SMA Negeri 1 Teluk Bintan. Para siswa antusias mengikuti sesi pembelajaran berbasis teknologi tersebut.
Dalam kegiatan ini, siswa diajak mengenal langsung penggunaan papan interaktif digital yang memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih dinamis.
Melalui perangkat ini, materi pembelajaran dapat ditampilkan secara visual, interaktif, serta melibatkan partisipasi aktif siswa, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kegiatan edukasi ini dipandu oleh Afis, salah satu narasumber dari BPMP Provinsi Kepri.
Dalam sesi tersebut, ia membuka dan memperkenalkan aplikasi "Ruang Murid" sebagai salah satu platform pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru.
Ia menjelaskan aplikasi ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi.
"Melalui 'Ruang Murid', siswa dapat mengakses berbagai materi pembelajaran secara mandiri, berlatih soal, hingga berinteraksi dengan konten edukatif yang menarik. Ini merupakan bagian dari upaya kita menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman," ujarnya.
Para siswa terlihat aktif mencoba langsung fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi tersebut, mulai dari membuka materi hingga mengerjakan latihan soal secara digital.
Interaksi yang terbangun dalam kegiatan ini mencerminkan semangat belajar yang tinggi serta ketertarikan siswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
