Logo Header Antaranews Kepri

Militer AS buat 'Project Freedom' untuk Selat Hormuz

Senin, 4 Mei 2026 11:22 WIB
Image Print
Ilustrasi - Kapal tanker Iran. ANTARA/Anadolu Agency/py/pri.

Istanbul (ANTARA) - Komando Pusat Amerika Serikat atau US Central Command (CENTCOM), Minggu (3/5) menyatakan pasukannya akan “mendukung kapal dagang yang ingin melintas secara bebas” di Selat Hormuz dalam kerangka inisiatif Presiden AS Donald Trump yang disebut “Project Freedom.”

Dalam unggahan di platform media sosial X, CENTCOM menyebutkan bahwa pasukannya akan mulai mendukung Project Freedom pada 4 Mei 2026 guna memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Baca juga: Trump sebut Proposal baru usulan Iran tak bisa diterima

CENTCOM menambahkan bahwa dukungan terhadap kapal dagang yang melintasi selat tersebut akan mencakup kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, platform nirawak multi-domain, serta 15.000 personel militer.

Trump sebelumnya menyatakan melalui platform Truth Social bahwa Amerika Serikat akan mulai mengawal kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz dengan aman mulai Senin pagi waktu Timur Tengah, dan menggambarkan langkah tersebut sebagai “gestur kemanusiaan” bagi negara-negara yang terdampak konflik tanpa keterlibatan langsung.

Trump menamai inisiatif tersebut “Project Freedom,” seraya mengatakan banyak kapal yang terjebak.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Militer AS luncurkan 'Project Freedom' untuk amankan Selat Hormuz



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026