Logo Header Antaranews Kepri

Tim SAR Natuna berhasil temukan korban tenggelam di Pantai Piwang

Jumat, 15 Mei 2026 09:14 WIB
Image Print
Proses evakuasi korban di Pantai Piwang pada Kamis (14/5/2026). ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna

Natuna (ANTARA) - Tim SAR gabungan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berhasil menemukan korban tenggelam di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur pada Kamis siang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/SAR) Natuna, Abdul Rahman, dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan korban berinisial M.O.F (8) ditemukan setelah tim SAR melakukan penyisiran intensif selama sekitar satu jam sejak laporan diterima.

“Begitu menerima laporan pada pukul 13.50 WIB, tim kami bersama unsur gabungan segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang hingga sepanjang area pantai," ucap dia.

Peristiwa itu terjadi saat korban berenang bersama lima rekannya di Pantai Piwang. Namun diduga akibat korban bersama dua rekannya tidak bisa berenang, menyebabkan lemas. Dua rekan korban berhasil diselamatkan warga dan tiga anak lainnya juga selamat, namun korban tidak ditemukan, sehingga perlu dilakukan pencarian.

Baca juga: Menteri KKP resmikan pabrik pengolahan ikan di Bintan

Kedua rekan korban yang berhasil di selamatkan dilarikan ke layanan kesehatan terdekat, namun dalam perjalanan satu orang meninggal dunia.

Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Natuna, Lanal Ranai, BPBD Kabupaten Natuna, TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Tim menggunakan sejumlah peralatan, seperti Landing Craft Rubber (LCR), perlengkapan selam, dan alat keselamatan lainnya.

Abdul Rahman mengapresiasi respons cepat seluruh unsur gabungan dan partisipasi masyarakat dalam proses pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di laut maupun kawasan wisata. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.


Baca juga: Prakiraan cuaca, BMKG ingatkan seluruh wilayah Kepri waspada hujan lebat



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026