Logo Header Antaranews Kepri

SAR Natuna temukan 3 pelajar dilaporkan hilang di Gunung Samak

Jumat, 15 Mei 2026 15:11 WIB
Image Print
Proses operasi SAR di Kepulauan Anambas pada Kamis malam (14/5/2026). ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna

Natuna (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/SAR) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau berhasil menemukan tiga pelajar yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Samak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan ketiga pelajar tersebut ditemukan dalam keadaan selamat di satu pondok dekat Teluk Rambut pada Jumat dini hari.

“Tiga pelajar SMP Negeri yang sebelumnya pergi memancing di hutan Gunung Samak berhasil ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan,” ucapnya dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.

Ia menjelaskan, ketiga pelajar itu berpamitan kepada orang tua mereka untuk pergi memancing di kawasan Gunung Tanjung Samak pada Kamis pagi (14/5). Namun, mereka tidak memberi tahu akan bermalam di lokasi tersebut.

Karena hingga Kamis malam tidak ada kabar dan para pelajar belum kembali ke rumah, akhirnya dilaporkan ke Kantor SAR Natuna, untuk dimohon bantuan pencarian.

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Natuna segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya BPBD Kepulauan Anambas, Polres Kepulauan Anambas, Koramil setempat, Pramuka Peduli, Tagana, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Pemkot Batam perluas pendampingan UMKM hingga pulau penyangga

“Medan hutan yang terjal dan kondisi malam hari membuat tim memilih jalur laut menggunakan pompong nelayan untuk mencapai lokasi pencarian,” kata Abdul Rahman.

Ia menambahkan, proses pencarian berlangsung cukup cepat berkat informasi dari masyarakat serta keputusan tim menggunakan jalur laut.

Abdul Rahman berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu memberi tahu keluarga saat bepergian ke alam terbuka. Ia juga mengimbau agar anak-anak didampingi orang dewasa yang berpengalaman saat beraktivitas di hutan.

Selain itu, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 115 apabila menemukan kondisi yang membahayakan keselamatan manusia.

“Para korban juga tidak dapat menghubungi keluarga karena di lokasi tidak terdapat jaringan komunikasi,” ujar dia.


Baca juga: Tim SAR Natuna berhasil temukan korban tenggelam di Pantai Piwang



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026