Logo Header Antaranews Kepri

Panglima beri izin TNI bantu polisi tangani begal

Selasa, 26 Mei 2026 15:45 WIB
Image Print
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) memberikan selamat kepada Brigjen TNI Muhammad Nas (kanan) yang baru dilantik menjadi Kapuspen Mabes TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026) (ANTARA/Ho-Humas Mabe)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah memberi 'lampu hijau' bagi para prajuritnya untuk menangani aksi begal.

"Tidak ada instruksi khusus dari panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal, namun menyetujui atau mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu Polri," kata Nas saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Menurut Nas, TNI tidak akan terlibat langsung dalam penangkapan, penindakan hukum hingga proses pemeriksaan pelaku. Kehadiran TNI, lanjut dia, hanya sebatas membantu Polri dalam memastikan masyarakat terlindungi dari aksi begal.

Karenanya, untuk mengantisipasi adanya tumpang tindih tugas antara TNI dan Polri di lapangan, Nas memastikan pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan Polri agar penanganan aksi begal bisa lebih maksimal.

"TNI dan Polri selalu berkoordinasi serta bersinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sehingga pelaksanaannya tetap berjalan dalam koridor hukum yang berlaku," kata dia.

Aksi begal belakangan semakin marak terjadi di beberapa wilayah, termasuk Jakarta.

Di Jakarta, aksi begal kerap terjadi di banyak wilayah salah satunya Jakarta Barat.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Panglima beri izin jajarannya bantu polisi ikut tangani begal



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026