Logo Header Antaranews Kepri

Scaloni puji mentalitas Messi yang bangkit setelah gagal penalti

Selasa, 23 Juni 2026 08:15 WIB
Image Print
Penyerang Argentina Lionel Messi jadi pemain terbaik laga Piala Dunia kontra Austria. (X/FifaWorldCup)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, memberikan pujian terhadap mentalitas luar biasa sang kapten, Lionel Messi, saat memimpin timnya membungkam Austria. Dalam laga kedua babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026 tersebut, La Pulga bangkit setelag penaltinya gagal menjebol gawang lawan.

Dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa (23/6/2026), Scaloni tidak menampik bahwa kegagalan eksekusi penalti Messi di awal paruh pertama sempat memengaruhi psikologis permainan tim. Namun, ia mengaku sangat puas melihat cara sang megabintang bangkit dan menularkan energi positif kepada rekan-rekan setimnya.

"Wajar kalau gagal mencetak gol dari titik penalti itu mengecewakan, tapi tahu bahwa saat Leo mulai bersemangat… ketika dia bersemangat, semua orang juga ikut bersemangat. Dan saya pikir itu juga merupakan kekuatan tim," jelas Scaloni.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen kerja keras Messi tetap terlihat nyata meskipun armada Albiceleste sempat mengalami kebuntuan dalam mempertahankan penguasaan bola.

Apresiasi senada turut dilontarkan oleh gelandang jangkar Argentina, Alexis Mac Allister. Pemain asal klub Liverpool tersebut menegaskan bahwa kontribusi serta dampak instan yang dihadirkan pemain berjuluk La Pulga itu di atas lapangan selalu berada di luar biasa.

"Hal-hal yang dia lakukan sungguh luar biasa — cara dia bereaksi di saat-saat terakhir terhadap apa pun yang terjadi. Jadi, ya, tidak ada lagi yang perlu ditambahkan — senang dia bisa berada di sana menikmati permainan dan mencetak gol," ungkap Mac Allister.

Berkat kemenangan mutlak dua gol tanpa balas ini, Argentina kokoh bertengger di posisi puncak klasemen sementara Grup I dengan raihan enam poin sempurna dari dua laga, sekaligus menyegel satu tiket lolos otomatis ke fase gugur babak 32 besar.

Ralf Rangnick

Di kubu seberang, pelatih kepala timnas Austria, Ralf Rangnick, menilai anak-anak asuhnya sebenarnya sudah memperlihatkan performa sesuai dengan skema taktis yang direncanakan. Kendati demikian, mantan juru taktik Manchester United itu sangat menyesalkan kelengahan barisan belakangnya dalam mengantisipasi serangan balik kilat Argentina.

"Cara gol 2-0 tercipta, melalui serangan balik itu, sangat mengecewakan. Tapi secara keseluruhan, itu adalah penampilan yang bagus dari kami," jelas Rangnick.

Ia menggarisbawahi bahwa skuadnya bisa saja meraih hasil yang lebih maksimal seandainya mereka tampil lebih klinis dan berani melepaskan akurasi tembakan jarak jauh sejak paruh pertama.

"Kami sebenarnya bisa mencapai lebih banyak, tetapi secara keseluruhan penampilan kami persis seperti yang telah kami rencanakan – berani dan gagah," ungkap Rangnick.

"Saya ingin melihat sedikit lebih banyak keberanian dalam satu atau dua situasi, dan mungkin satu atau dua tembakan dari jarak jauh, yang sebenarnya mungkin dilakukan, terutama di babak pertama," pungkasnya.

Kekalahan ini membuat Austria masih tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup I Piala Dunia 2026 dengan tiga poin dari dua pertandingan.

Austria selanjutnya hanya membutuhkan setidaknya satu poin ketika menghadapi Aljazair pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 untuk memastikan diri melaju ke babak 32 besar.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lionel Scaloni sanjung mentalitas Messi ketika bungkam Austria



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026