Logo Header Antaranews Kepri

Sekolah Rakyat Natuna terima 90 peserta didik

Senin, 29 Juni 2026 18:22 WIB
Image Print
Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 di Natuna, pada Juni 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 32 Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, membuka penerimaan peserta didik baru sebanyak 90 orang untuk tahun ajaran 2026/2027 setelah sebelumnya sempat tertunda.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Senin, mengatakan proses penerimaan siswa baru pada 2026 di sekolah rakyat telah dibuka setelah Pemerintah Kabupaten Natuna berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kita sudah mulai membuka penerimaan siswa di Sekolah Rakyat, kuotanya sebanyak 90 orang," katanya.

Menurut Cen, Natuna menjadi satu-satunya daerah penyelenggara Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung permanen, namun tetap mendapat izin membuka penerimaan peserta didik baru pada ajaran 2026/2027, berkat Kemensos.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas dukungan tersebut karena dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah perbatasan.

Kuota penerimaan sebanyak 90 peserta didik dibagi merata untuk tiga jenjang pendidikan, masing-masing 30 siswa untuk sekolah dasar (SD), 30 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 30 siswa sekolah menengah atas (SMA).

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, proses penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat dilakukan melalui pendekatan aktif. Petugas Dinas Sosial mendatangi langsung rumah calon peserta didik untuk melakukan pendataan dan verifikasi.

Cen menjelaskan calon peserta didik berasal dari keluarga miskin yang masuk kategori desil satu dan dua berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan usia calon peserta didik berkisar 7 hingga 20 tahun.

"Anak-anak yang dapat mengikuti Sekolah Rakyat berasal dari keluarga desil satu dan dua dengan rentang usia 7 sampai 20 tahun," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026