Logo Header Antaranews Kepri

Presiden ungkap negara tanggung iuran JKN 96,8 juta warga Indonesia yang tak mampu

Jumat, 14 Agustus 2026 15:29 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto menyapa sejumlah legislator usai Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan negara menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu.

"Negara juga telah menanggung penuh iuran jaminan kesehatan nasional bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

Prabowo menilai JKN merupakan salah satu sistem jaminan kesehatan dengan cakupan terbesar di dunia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya negara memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan.

Baca juga: Presiden: Penghasilan pengemudi ojol naik signifikan

"JKN kita ini salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia," ujarnya.

Menurut Prabowo, perlindungan melalui JKN berjalan beriringan dengan upaya pemerintah memperluas fasilitas pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan penguatan layanan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo: Negara tanggung iuran JKN 96,8 juta warga tak mampu



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026