
2014 Anambas Cetak e-KTP

Anambas (Antara Kepri) - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau Drs Agus Basir mengungkapkan, pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) akan dilimpahkan kepada pemerintah kabupaten pada 2014.
Jadi mulai 2014 mendatang, pencetakan e-KTP tidak lagi terkonsentrasi di Pusat, tapi sudah dilimpahkan ke kabupaten/kota masing-masing, melalui Disduk Capil, ungkap Agus Basir Jumat.
Dijelaskannya, Disduk Capil Kepulauan Anambas telah menyediakan sebuah ruangan khusus di untuk memfasilitasi hal tersebut. Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah tenaga terampil dalam menyambut program kependudukan andalan Kemendagri tersebut.
Kewajiban kita adalah menyediakan tempat dan tenaga. Dan itu sudah kita sediakan. Kita juga sudah sediakan ruangan kecil di Kantor Disduk untuk pengoperasian alat cetak e-KTP," jelasnya.
Dia mengatakan, pelatihan kepada 28 orang tenaga untuk mendukung program ini juga sudah disiapkan.
Dia optimistis program tersebut bisa dilaksanakan dengan maksimal pada tahun mendatang, selama pemerintah pusat bersedia menunaikan kewajibannya menyediakan blanko e-KTP, perangkat keras dan perangkat lunak pencetakan e-KTP.
Kita harap peralatan dari pusat bisa datang secepat mungkin, sehingga kita bisa tunaikan kewajiban secara maksimal, kata Agus.
Prosedurnya, jelas dia, penduduk wajib merekam data biometric di kecamatan. Data biometric dan biodata dari server SIAK akan langsung ditransfer ke pusat untuk melihat apakah ada masalah, seperti data ganda. Jika tidak masalah, data akan langsung ditransfer ke Disduk Capil dan langsung cetak.
Kalau lancar, prosesnya hanya 14 hari. Kalau nanti ternyata datanya bermasalah, maka akan 'report' ke kita yang menjelaskan bahwa datanya bermasalah dan apa masalahnya, papar Agus.
Disingung biaya pembuatan, Agus belum bisa memastikan apakah dipungut biaya atau tidak.
Belum tahu gratis atau tidak. Karena belum ada kebijakan yang mengatur soal itu. Tapi kalau memang harus bayar, sepertinya biayanya akan sangat mahal, mengingat chip pada e-KTP itu saja sudah sangat mahal, ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
