Logo Header Antaranews Kepri

Dua Mesin PLN Tarempa Rusak

Rabu, 20 November 2013 08:53 WIB
Image Print

Anambas (Antara Kepri) - Dua mesin pembangkit listrik tenaga diesel PLN Tarempa mengalami kerusakan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di seluruh wilayah Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Menurut laporan, dua dinamo mesin terbakar dan sedang dalam perbaikan. Sebelumnya satu mesin sudah rusak namun masih bisa memenuhi kebutuhan listrik warga namun karena rusak satu lagi, makanya dilakukan pemadaman bergilir," kata Kepala Cabang PLN Tarempa Afriwandi kepada wartawan, Rabu.

Dijelaskannya , kerusakan kedua mesin tersebut mengakibatkan daya berkurang 180 KWH sehingga tidak sanggup lagi mengakomodir kebutuhan masyarakat.

PLN telah mengumumkan kerusakan itu kepada masyarakat melalui masjid dan pengumuman yang ditempelkan di tempat keramaian.

"Kerusakan tidak mudah diperbaiki karena harus digulung dan bahannya tidak ada ditemukan di Tarempa," katanya.

"Jadwal pemadaman sudah kita atur dan sudah diumumkan kepada seluruh masyarakat Tarempa. Di mana dalam pengumuman itu kitam sampaikan bahwa pemadaman dilakukan merata, bahkan kantor PLN juga dapat giliran," katanya.

Menurut Wandi, PLN Tarempa telah mengalihkan pengelolaan mesin kepada pihak ketiga, yakni PT Bersama Kalimantan Sejahtera Powerindo (BKSP). Jadi, pengelolaan dan perawatan mesin merupakan tanggung jawab PT BKSP, dan masalah teknis ia mengarahkan langsung dengan pihak PT BKSP.

"Pengelolaan dan perawatan mesin bukan tanggung jawab kita lagi, soalnya sejak 2012 lalu sudah diserahkan kepada PT BKSP. Saat ini PT BKSP yang mengetahui perihal kerusakan secara teknis, namun mereka tetap melaporkan penyebabnya sehingga kita lakukan pemadaman listrik secara bergilir," ujarnya.

Sementara, koordinator teknis BKSP, Sandy mengatakan hal yang sama, bahwa saat ini terjadi kerusakan pada dinamo dua mesin pembangkit listrik di Desa Antang, Tarempa.

Ia mengaku telah berupaya maksimal untuk segera mengatasi kerusakan namun ada kendala karena harus dilakukan perbaikan ke Jakarta.

"Saat ini kita berupaya secepat mungkin untuk mengatasi kerusakan. Bulan lalu, satu mesin juga rusak sehingga dua mesin tidak berfungsi, makanya tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini sudah selesai diperbaiki di Jakarta tinggal menunggu kapal pengangkut dari Jakarta menuju Tarempa," kata Sandy.

Sandy juga menyampaikan beberapa kendala dalam memperbaiki mesin yang rusak terutama masalah transportasi.

Pada awalnya, pihak kapal tidak mau membawa generator yang rusak karena mudah terbakar sehingga pihak PT BKSP terpaksa membuka dan membawanya ke Jakarta.

Selain itu, bahan untuk perbaikan tidak ada di Tarempa makanya di bawa ke Jakarta namun masih terkendala kapal pengangkut yang tidak ada setiap saat.

"Pertama saat membawa ke Jakarta, kapal tidak mau membawanya karena mereka beralasan mudah terbakar jadi terpaksa kita buka dulu. Sekarang sudah selesai diperbaiki dan menunggu kapal pengangkut menuju Tarempa," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026